“Anak yang sehat juga bukan sekadar tidak sakit. Sehat adalah ketika siswa dapat belajar dengan senang, bermain dengan teman, mengejar cita-cita dan pulang ke rumah dengan senyum,” tutur Tinawati.
Karena itu, ia berpesan agar semangat menciptakan sekolah sehat tidak hanya muncul ketika sekolah mengikuti perlombaan.
Menurutnya, berbagai kebiasaan baik yang dibangun selama penilaian LSS harus dilanjutkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
“Bukan hanya saat perlombaan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” tegasnya.
Tinjau UKS hingga Kantin Sekolah
Dalam kunjungannya ke SMAN 5 Kota Cilegon, Tinawati tidak hanya melihat kondisi lingkungan sekolah dari luar. Ia juga meninjau sejumlah fasilitas yang berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan sekolah.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), taman tanaman obat keluarga (TOGA), lokasi pengolahan sampah hingga kantin sekolah.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana pihak sekolah membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.