Sementara itu, Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti mengatakan, minat investasi di sektor pariwisata, khususnya kawasan Tanjung Lesung, mulai menunjukkan perkembangan positif.
Hal tersebut tercermin dari nilai investasi, penyerapan tenaga kerja, serta tingkat okupansi perhotelan di sekitar kawasan.
Virgojanti menilai pembangunan Tol Serang-Panimbang akan menjadi salah satu faktor penting yang dapat menggerakkan perekonomian, baik di sepanjang jalur tol maupun di kawasan KEK Pariwisata Tanjung Lesung.
“Yang lebih penting lagi Bapak Gubernur tadi menyampaikan sebentar lagi jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 akan selesai. Insya Allah mudah-mudahan kalau sesuai dengan jadwal diperkirakan 2027 seluruh seksi selesai,” ujarnya.
Dengan semakin dekatnya penyelesaian seluruh ruas Tol Serang-Panimbang, pengelola Tanjung Lesung juga diminta bersiap menghadapi potensi peningkatan kunjungan wisatawan.
Persiapan tersebut mencakup pembenahan fasilitas, renovasi sarana yang diperlukan, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan promosi destinasi.
“Kita juga melihat tren realisasi investasi pada sektor pariwisata cukup baik di Provinsi Banten,” kata Virgojanti.
Pemerintah Provinsi Banten berharap momentum pembangunan infrastruktur dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pemangku kepentingan. Tanjung Lesung tidak hanya diharapkan menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menciptakan investasi, lapangan kerja, dan peluang usaha bagi masyarakat.