Ikuti Kami
Sabtu, 26 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jaringan Besar Dibongkar

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

JAKARTA – Pengungkapan penyelundupan hampir 1,3 ton ketamin di perairan Kepulauan Riau mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono.

Bimantoro menilai keberhasilan Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta TNI Angkatan Laut menggagalkan pengiriman ketamin dalam jumlah besar tersebut merupakan langkah penting dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika dan zat psikotropika di Indonesia.

Menurutnya, barang bukti sebanyak 1.298 kilogram atau hampir 1,3 ton bukan perkara kecil. Jumlah tersebut menunjukkan adanya ancaman serius dari jaringan penyelundupan yang memanfaatkan jalur laut untuk memasukkan barang terlarang ke Indonesia.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh langkah cepat BNN dalam pengungkapan penyelundupan hampir 1,3 ton ketamin. Ini bukan perkara kecil. Barang sebanyak itu menunjukkan adanya ancaman serius dari jaringan peredaran gelap yang harus kita lawan bersama,” kata Bimantoro dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).

Politikus Partai Gerindra itu menegaskan, keberhasilan pengungkapan tersebut jangan sampai berhenti pada penangkapan orang-orang yang berada di lapangan. Menurut dia, aparat penegak hukum perlu membongkar jaringan hingga ke tingkat pengendali dan pemodal.

Ia meminta aparat menelusuri asal barang, pihak yang membiayai pengiriman, pengendali jaringan, penerima barang hingga rencana distribusi ketamin tersebut.

“Jangan berhenti di pelaku lapangan. Bongkar sampai ke akar-akarnya. Siapa yang membiayai, siapa yang mengendalikan, dari mana barang ini berasal, siapa penerimanya, dan ke mana jaringan ini akan mendistribusikannya harus diungkap secara tuntas,” tegasnya.

Bimantoro menilai jaringan penyelundupan narkoba maupun zat psikotropika memiliki pola kerja yang semakin terorganisasi. Jalur laut, menurutnya, menjadi salah satu celah yang berpotensi dimanfaatkan oleh sindikat untuk menghindari pengawasan.

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:15 WIB
Artikel Selanjutnya

Empat Raperda Strategis Disetujui Andra Soni, Banten Bersiap Perkuat Regulasi Daerah

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB
↑ Kembali ke atas
Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jaringan Besar Dibongkar

Bagikan artikel ini melalui