Andra Soni menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dunia pendidikan, termasuk pesantren, memiliki posisi penting dalam mencetak generasi yang memiliki pengetahuan sekaligus karakter.
Menurutnya, generasi muda Banten harus dipersiapkan agar mampu menghadapi perubahan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai moral, agama, dan budaya.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Al-Muhaimin, H. Eko Susilo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Banten dalam peringatan Milad ke-5 Al-Muhaimin.
Menurut Eko, kehadiran orang nomor satu di Provinsi Banten tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan pemerintah terhadap perkembangan dunia pesantren dan para kiai.
“Alhamdulillah, dengan datangnya Pak Gubernur Andra Soni ke acara kita, berarti Pemprov Banten memang mendukung kepada para kiai dalam mengembangkan pesantren,” ujar Eko.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diperkuat melalui sinergi dan kolaborasi antara pesantren dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi pengembangan pendidikan, peningkatan kapasitas santri, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan masyarakat di lingkungan pesantren.
Milad ke-5 Pondok Pesantren Modern Al-Muhaimin diharapkan tidak sekadar menjadi momentum perayaan bertambahnya usia lembaga pendidikan tersebut. Lebih dari itu, peringatan milad menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berakhlak, disiplin, memiliki integritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.