Sabtu, 8 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Dimyati Ajak Desa di Banten Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi

BAGIKAN:
Dimyati Ajak Desa di Banten Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pa...
0
Dimyati Ajak Desa di Banten Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi
Iklan

“Kalau sudah siap, segera didorong dan ditindaklanjuti. Saya ingin desa-desa di Provinsi Banten maju dan mandiri,” tegasnya.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengajak pemerintah desa menjaga kekompakan dalam menjalankan berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Yandri mengatakan, pengembangan desa juga dapat dilakukan melalui program desa tematik dan Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (SEHATI). Komoditas yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan potensi daerah, mulai dari ikan, jahe, bawang merah, serai, pisang, melon, tomat hingga cabai.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, Yandri menyebut produk unggulan desa juga memiliki peluang menembus pasar ekspor. Kemendes PDT telah membuka akses pasar ke 59 negara dan saat ini telah terbentuk 338 desa ekspor dengan nilai transaksi hampir Rp1 triliun.

“Di samping memenuhi kebutuhan lokal untuk MBG, KDMP dan masyarakat, kita juga bisa berusaha ekspor. Kami sudah punya offtaker di 59 negara,” ujar Yandri.

Dengan optimalisasi lahan tidur dan pengembangan komoditas unggulan, desa di Banten diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan menjadi sentra ekonomi baru di daerah.

Iklan
Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu Desa Satu Hektare Jagung
Artikel Selanjutnya

Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu Desa Satu Hektare Jagung

Iklan
Iklan
Penulis: Yustinus Agus
Diterbitkan: 8 Agustus 2026, 12:57 WIB · Diperbarui: 8 Agustus 2026, 12:57 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.