Selasa, 29 September 2026

Semangat Pramuka Menggema di MIS AR-RAUDHOTUN NUR dalam Peringatan HUT Pramuka ke-65

BAGIKAN:
Semangat Pramuka Menggema di MIS AR-RAUDHOTUN NUR dalam Peri...
0
Semangat Pramuka Menggema di MIS AR-RAUDHOTUN NUR dalam Peringatan HUT Pramuka ke-65

Garut, 14 Agustus 2026   – MIS AR-RAUDHOTUN NUR melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65 pada Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat sebagai bentuk perhatian madrasah terhadap keberadaan serta nilai-nilai pendidikan kepramukaan. Peringatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali menanamkan karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, kepedulian, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan kepada seluruh peserta didik.

 

Upacara diikuti oleh seluruh siswa dan guru MIS AR-RAUDHOTUN NUR. Pelaksanaan kegiatan juga menjadi semakin bermakna karena melibatkan guru sebagai petugas upacara. Kolaborasi antara guru dan siswa tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter bukan hanya disampaikan melalui materi pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga dapat dibangun melalui pengalaman nyata dalam berbagai kegiatan madrasah. Kehadiran guru sebagai petugas sekaligus teladan memberikan pesan bahwa setiap warga madrasah memiliki peran dalam membangun budaya disiplin dan kebersamaan.

 

Bertindak sebagai pembina upacara, Susi Nuraisyah, S.Pd.I menyampaikan amanat mengenai pentingnya menanamkan jiwa Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Susi mengingatkan bahwa menjadi seorang Pramuka bukan sekadar mengenakan seragam atau mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi bagaimana setiap nilai yang terkandung di dalamnya dapat diwujudkan melalui sikap dan perilaku. “Setiap siswa harus menanamkan jiwa Pramuka, menjunjung tinggi Tri Satya, serta mengamalkan setiap poin Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Susi Nuraisyah, S.Pd.I dalam amanatnya.

whatsapp-image-2026-08-14-at-133117-1.webp

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat menjadi pedoman bagi siswa untuk membangun sikap bertanggung jawab, disiplin, menghormati sesama, mencintai lingkungan, serta memiliki komitmen terhadap kebaikan. Dengan demikian, pendidikan kepramukaan dapat berjalan beriringan dengan tujuan pendidikan madrasah dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Susi Nuraisyah juga menyoroti pentingnya jiwa kepemimpinan bagi seorang pelajar. Menurutnya, pengalaman dalam kegiatan Pramuka dapat menjadi sarana bagi siswa untuk belajar mengambil tanggung jawab, bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan berani tampil di hadapan orang lain. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang. “Jiwa kepemimpinan dalam Pramuka menjadi kunci bagi seorang pelajar Indonesia, karena melalui Pramuka siswa belajar untuk bertanggung jawab, bekerja sama, berani mengambil peran, dan menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya,” lanjutnya.

 

Nilai kepemimpinan tersebut sangat relevan dengan kehidupan pelajar. Seorang pemimpin tidak selalu harus berada di posisi paling depan, tetapi mampu memberikan contoh, mendengarkan orang lain, menghargai perbedaan, serta bersedia bertanggung jawab atas tugas yang diberikan. Melalui kegiatan kepramukaan, siswa mendapatkan ruang untuk mengembangkan kemampuan tersebut secara bertahap melalui berbagai pengalaman dan kegiatan bersama.

 

Pelaksanaan upacara HUT Pramuka ke-65 di MIS AR-RAUDHOTUN NUR juga memperlihatkan kuatnya semangat kolaborasi antara guru dan siswa. Keterlibatan guru sebagai petugas upacara memberikan pengalaman berbeda bagi peserta didik sekaligus memperlihatkan bahwa setiap kegiatan dapat menjadi media pembelajaran. Siswa tidak hanya belajar dari apa yang disampaikan guru, tetapi juga dari keteladanan yang ditunjukkan melalui tindakan nyata.

 

Lapas Bandanaira Sambut 16 Peserta Program Magang Kemnaker
Artikel Selanjutnya

Lapas Bandanaira Sambut 16 Peserta Program Magang Kemnaker

Kontributor: KABAR AR-RAUDHOTUN NUR
Diterbitkan: 14 Agustus 2026, 14:11 WIB · Diperbarui: 14 Agustus 2026, 14:29 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Quizizz Mission: Inovasi Ulangan Harian Berbasis Stimulus untuk Mendukung Pembelajaran Berkualitas di Kelas X MPLB

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 26 September 2026 | 02:13 WIB

Cegah Bullying Sejak Dini, Polsek Carenang Edukasi Siswa SDN Binuang

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 18:23 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Edukasi Wudhu di Tengah Kemarau Ajarkan Siswa Bijak Menggunakan Air

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 07:38 WIB

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB

Menanamkan Nasionalisme Sejak Dini, RA Ar-Raudhotun Nur Gelar Pengibaran Bendera Merah Putih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 05:04 WIB

Evaluasi Program MIRUN, MIS Ar-Raudhotun Nur Bangun Kesadaran Siswa Peduli Lingkungan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 01:29 WIB

Kandungan Gizi Terbuka, MBG di MIS Ar-Raudhotun Nur Beri Rasa Aman bagi Penerima Manfaat

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 21 September 2026 | 22:22 WIB