DISTRIKBANTENNEWS.COM, Marabahan - Warga Binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan mengikuti pelatihan produksi makaroni goreng. Kegiatan ini bertujuan membekali mereka dengan keterampilan usaha setelah bebas.
Pelatihan tata boga tersebut berlangsung pada Senin (13/4/2026). Program ini diharapkan dapat memberikan bekal yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan ini diawasi langsung oleh petugas bimbingan kerja, Haryono. Ia membimbing proses produksi mulai dari pengolahan bahan hingga pengemasan produk.
Selain mengasah keterampilan memasak, Warga Binaan juga diperkenalkan pada konsep dasar produk layak jual. Konsep tersebut meliputi kebersihan, cita rasa, dan tampilan produk.
“Kami berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak monoton dengan menambah variasi keterampilan bagi Warga Binaan,” ujar Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara.
Haryono menjelaskan, Warga Binaan diberikan arahan sekaligus praktik langsung selama proses berlangsung.
“Kami mengajarkan mulai dari pengolahan hingga pengemasan agar produk ini layak dijual. Rencananya, hasil produksi makaroni goreng ini akan dipasarkan melalui koperasi,” ungkapnya. Salah satu Warga Binaan, U, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari program tersebut.
“Kami senang bisa belajar membuat makaroni goreng yang bisa dijual. Dari sini, kami mendapatkan pengalaman baru sekaligus memahami bagaimana sebuah produk dihasilkan hingga siap dipasarkan,” pungkas U.
Melalui kegiatan ini, Rutan Marabahan berharap Warga Binaan dapat lebih produktif. Mereka juga diharapkan memiliki kesiapan keterampilan dalam menjalani kehidupan setelah bebas.
***