"Kami sangat mengapresiasi ketekunan saudara-saudara kita di sini," kata Muchlis Azhari Rahayaan.
Menurutnya, sertifikat ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal bagi warga binaan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an.
"Kami akan terus bersinergi dengan Lapas untuk memastikan pendampingan rohani ini berjalan konsisten," tutup Muchlis Azhari Rahayaan.
Setelah penyerahan sertifikat, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan rohani bagi warga binaan Muslim. Program kerja sama antara Lapas Tual dan KUA Kei Kecil ini diharapkan dapat terus mencetak santri-santri binaan.
Mereka diharapkan siap berkontribusi positif bagi masyarakat Maluku Tenggara dan Kota Tual di masa depan.
***