DISTRIKBANTENNEWS.COM, Wahai - Warga Binaan Kristen di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai mengikuti ibadah Minggu Palma. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Gereja Ebenhaezer pada Minggu kemarin (29/3/2026).
Ibadah tersebut merupakan bagian penting dari program pembinaan kepribadian. Tujuannya untuk meningkatkan spiritualitas para Warga Binaan.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan ibadah Minggu Palma menjadi momentum penting. Momen ini untuk Warga Binaan agar makin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memaknai perjalanan hidup dengan penuh harapan.
"Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi pembinaan rohani sebagai proses pembentukan karakter yang lebih baik," ujar Tersih Victor Noya.
Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, menambahkan bahwa pembinaan rohani memiliki peran strategis. Peran ini dalam membentuk sikap dan perilaku Warga Binaan.
"Melalui kegiatan keagamaan seperti ini, kami melihat adanya perubahan positif dalam diri Warga Binaan, baik dari segi sikap, kedisiplinan, maupun spiritualitas," kata Merpaty Susana Mouw.
Ia juga menyebut bahwa kegiatan ini menjadi upaya Lapas Wahai dalam mempersiapkan mereka kembali ke masyarakat. Ibadah Minggu Palma dipimpin oleh Pendeta Ny.
T. Souissa.