DISTRIKBANTENNEWS.COM, Kotabaru - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru menyediakan fasilitas pojok baca untuk warga binaan. Fasilitas ini hadir sebagai sarana pendukung pembinaan berbasis pendidikan sejak pada Jumat lalu (27/3/2026).
Kehadiran pojok baca ini bertujuan memenuhi hak pendidikan warga binaan, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain itu, pojok baca juga menjadi alternatif kegiatan produktif selama mereka berada di Lapas.
Pojok baca dilengkapi beragam koleksi buku yang disesuaikan dengan minat warga binaan. Buku-buku tersebut mencakup pengetahuan umum, keagamaan, keterampilan, novel, cerita inspiratif, sejarah, dan motivasi.
Dari semua koleksi, buku-buku inspiratif dan yang membahas cara memulai usaha menjadi favorit warga binaan. Akses ke pojok baca dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu, mulai pukul 08.00 sampai 10.00 WITA.
Pengawasan petugas memastikan pemanfaatan pojok baca berjalan tertib dan bergantian, tanpa mengganggu aktivitas pembinaan lain. Minat kunjungan ke pojok baca menunjukkan tren positif, dengan peningkatan jumlah warga binaan yang memanfaatkannya, terutama setelah kegiatan pembinaan.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menjelaskan pojok baca tidak hanya berfungsi sebagai sarana belajar, tetapi juga ruang refleksi diri.
“Kami ingin menghadirkan lingkungan yang mendorong Warga Binaan untuk terus berkembang,” ujarnya. Doni Handriansyah menambahkan, melalui fasilitas ini, warga binaan dapat memperluas wawasan dan membangun kebiasaan positif yang bermanfaat ke depannya.
Salah satu warga binaan berinisial M mengaku rutin memanfaatkan pojok baca untuk mengisi waktu luang.
“Saya sering membaca buku motivasi dan tentang usaha,” ungkap M. M melanjutkan, dari buku-buku tersebut ia jadi punya gambaran untuk memulai usaha setelah bebas nanti.
Dengan adanya pojok baca, Lapas Kotabaru menghadirkan pembinaan yang fokus pada keterampilan, penguatan intelektual, dan pembentukan karakter. Kebiasaan membaca yang tumbuh diharapkan menjadi bekal berharga bagi warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.
***