Minggu, 4 Oktober 2026

Lapas Ambon dan Puskesmas Passo Gelar Skrining IMS, HIV, serta TB Paru

BAGIKAN:
Lapas Ambon dan Puskesmas Passo Gelar Skrining IMS, HIV, ser...
0
Lapas Ambon dan Puskesmas Passo Gelar Skrining IMS, HIV, serta TB Paru
Petugas kesehatan Puskesmas Passo melakukan skrining Infeksi Menular Seksual, HIV, dan TB Paru bagi warga binaan Lapas Ambon. (Dok. Humas Ditjenpas)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Ambon - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Puskesmas Passo menggelar skrining kesehatan bagi warga binaan. Kegiatan Mobile Infeksi Menular Seksual , HIV, dan TB Paru ini berlangsung pada Kamis (26/3/2026).

Program ini menjadi langkah deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular. Tujuannya agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat demi menjaga kesehatan warga binaan.

Kepala Lapas Ambon, Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi atas dukungan Puskesmas Passo. Ia menyebut layanan kesehatan langsung di dalam lapas menjamin hak hidup sehat warga binaan.

“Kami sangat berterima kasih atas kerja sama ini. Melalui kegiatan skrining, Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga kepastian bahwa hak mereka untuk hidup sehat tetap dijamin. Ini adalah bentuk nyata kepedulian bersama dalam menjaga kualitas hidup mereka,” ujar Hendra Budiman.

Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan Kota Ambon, Elsina Pattileamonia, menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan. Edukasi juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan pemahaman warga binaan.

“Kami ingin Warga Binaan memahami pentingnya pencegahan HIV dan penyakit menular lainnya. Dengan edukasi yang tepat, mereka bisa lebih sadar menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” kata Elsina Pattileamonia.

Salah satu warga binaan, LL, turut menyampaikan rasa syukurnya atas kegiatan ini. Ia merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan langsung di dalam lapas.

“Kami merasa diperhatikan dengan adanya pemeriksaan langsung di dalam lapas. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan agar kami bisa tetap sehat selama menjalani masa pembinaan,” tutur LL.

Dokter Puskesmas Passo, Betsy Leipeny, yang memimpin pemeriksaan kesehatan, menekankan pentingnya deteksi dini. Deteksi cepat meningkatkan peluang untuk sembuh dan mencegah penularan penyakit.

“Semakin cepat penyakit ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh dan mencegah penularan. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik agar Warga Binaan tetap sehat dan produktif,” tutup Betsy Leipeny.

***

LPKA Muara Bulian Gelar Terapi Seni untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak Binaan
Artikel Selanjutnya

LPKA Muara Bulian Gelar Terapi Seni untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak Binaan

Penulis: Herfa Al Jihad
Diterbitkan: 26 Maret 2026, 14:48 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

PN Bandung Tolak Praperadilan Wabup Indramayu, Status Tersangka Tetap Sah

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Tak Sekadar Catat Identitas, Lapas Cianjur Petakan Kebutuhan Warga Binaan

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Bongkar Sampai Akar! Mahasiswa Soroti 52 Juta Batang Rokok Ilegal di Merak

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:28 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Lapas Bandanaira Lakukan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 14:56 WIB

Pokir DPRA Disebut Capai Rp1 Triliun, GAANAS Desak KPK Telusuri Alur Anggaran

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 19:25 WIB