DISTRIKBANTENNEWS.COM, Mojokerto - Lembaga Pemasyarakatan Mojokerto memperketat razia di kamar hunian warga binaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini potensi gangguan keamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan razia tersebut berlangsung pada Kamis (19/3/2026).
Seluruh jajaran pengamanan Lapas Mojokerto turut serta dalam pelaksanaan razia ini. Kepala Pengamanan Lapas memimpin langsung razia bersama regu pengamanan.
Mereka menyasar kamar-kamar hunian warga binaan. Petugas melaksanakan razia secara humanis namun tetap tegas.
Tujuannya untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas.
"Kami berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib, khususnya menjelang Idulfitri, di mana aktivitas warga binaan cenderung meningkat," ujar Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan.
Rudi Kristiawan menjelaskan, peningkatan intensitas razia menjelang hari besar keagamaan merupakan langkah strategis. dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Ia menambahkan, razia ini juga menjadi implementasi arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Upaya tersebut bertujuan mencegah gangguan keamanan dan memperkuat deteksi dini potensi pelanggaran di lapas.
Dalam pelaksanaan razia, Kepala Pengamanan Lapas memberikan arahan langsung kepada warga binaan. Ia mengingatkan mereka untuk selalu mematuhi aturan dan tidak menyimpan barang terlarang di kamar hunian.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Warga binaan memberikan respons kooperatif kepada petugas.
Petugas tetap mengedepankan pendekatan persuasif. Ini dilakukan agar kegiatan razia tidak menimbulkan ketegangan di lingkungan lapas.
"Melalui kegiatan ini, Lapas Mojokerto berharap dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga ingin memberikan rasa aman bagi seluruh warga binaan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H dengan suasana kondusif dan damai," tutup Kepala Lapas Mojokerto, Rudi Kristiawan.
***