DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tulungagung - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba. Peristiwa ini terjadi pada Selasa kemarin (17/3/2026) saat layanan kunjungan warga binaan pemasyarakatan .
Seorang petugas bernama Mei Runa mencurigai gerak-gerik pengunjung perempuan berinisial H. Kecurigaan muncul ketika layanan kunjungan WBP sedang berlangsung. Setelah dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan sebuah bungkusan.
Bungkusan tersebut dililit lakban merah dan berada di dalam saku celana depan sebelah kiri milik H. Barang bukti tersebut diduga kuat merupakan narkoba. Mei Runa segera melaporkan temuan ini kepada Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Lapas Tulungagung.
Tim Satopspatnal langsung mengamankan H beserta barang bukti. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas dan Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban , lalu diteruskan kepada Kepala Lapas.
Atas perintah Kepala Lapas, Ka. KPLP segera berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Tulungagung.
Koordinasi ini dilakukan guna penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus tersebut. Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, mengapresiasi kesigapan petugas.
"Kami berkomitmen penuh untuk menjaga Lapas Tulungagung tetap bersih dari peredaran gelap narkoba sesuai dengan Instruksi Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujar Ma’ruf.
Ma'ruf menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti keseriusan dalam melaksanakan pengawasan. Pengawasan tersebut meliputi lalu lintas orang, barang, dan kendaraan, khususnya pada saat layanan kunjungan.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kewaspadaan seluruh petugas, pada saat melaksanakan layanan kunjungan," kata Ma’ruf.
"Ini menjadi komitmen bahwa pelayanan, integritas, dan profesionalisme petugas terus kami jaga demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib," tutup Kepala Lapas Kelas IIB Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto.
Saat ini, kasus penyelundupan narkoba tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. Proses penyelidikan lebih lanjut sedang berjalan.
***