Minggu, 5 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Pemprov Banten Dorong Konsumsi Protein Hewani, Angka Stunting Kembali Naik pada 2024

BAGIKAN:
Pemprov Banten Dorong Konsumsi Protein Hewani, Angka Stuntin...
0
Pemprov Banten Dorong Konsumsi Protein Hewani, Angka Stunting Kembali Naik pada 2024
Pemerintah Provinsi Banten mendorong konsumsi protein hewani untuk mencegah stunting yang kembali meningkat pada tahun 2024. (Dok. Ist)
Iklan

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banten - Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Kesehatan terus menggalakkan peningkatan konsumsi protein hewani. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan stunting, terutama setelah angka stunting di Banten kembali naik pada tahun 2024.

Stunting masih menjadi tantangan kesehatan serius yang perlu ditangani bersama di Provinsi Banten. Kenaikan angka stunting pada 2024, setelah sempat turun, menjadi pengingat pentingnya memperkuat upaya pencegahan.

Salah satu langkah krusial adalah memastikan anak mendapatkan asupan gizi seimbang. Protein hewani memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal anak.

Sumber protein hewani seperti telur, ikan, susu, dan daging mudah dijangkau masyarakat. Kandungan gizinya sangat baik untuk anak-anak maupun ibu hamil.

Pemberian protein hewani ini perlu disesuaikan dengan usia serta kebutuhan gizi spesifik anak. Pemprov Banten juga berupaya memanfaatkan potensi pangan lokal dari sektor peternakan dan perikanan.

"Edukasi gizi dan kolaborasi lintas sektor terus kami dorong untuk memastikan gizi anak terpenuhi," ujar Pemerintah Provinsi Banten.

"Kami berkomitmen untuk mewujudkan generasi Banten yang sehat, tumbuh optimal, dan bebas stunting," tutup Pemerintah Provinsi Banten.

***

Iklan
Rutan Kelas I Tangerang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Keluarga Warga Binaan
Artikel Selanjutnya

Rutan Kelas I Tangerang Sediakan Layanan Kesehatan Gratis untuk Keluarga Warga Binaan

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 15 Maret 2026, 00:14 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini