Minggu, 4 Oktober 2026

Dosen UWM Yogyakarta Sarankan THR Jadi Momentum Tingkatkan Literasi Keuangan

BAGIKAN:
Dosen UWM Yogyakarta Sarankan THR Jadi Momentum Tingkatkan L...
0
Dosen UWM Yogyakarta Sarankan THR Jadi Momentum Tingkatkan Literasi Keuangan
Dosen Universitas Widya Mataram Yogyakarta Bhenu Artha menyarankan agar Tunjangan Hari Raya dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Dosen Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Bhenu Artha, menyarankan agar Tunjangan Hari Raya dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Ia menilai THR tidak seharusnya hanya habis untuk belanja musiman menjelang Lebaran.

Menurut Bhenu, cara pandang masyarakat terhadap THR perlu diubah. Selama ini, THR sering dianggap sekadar dana tambahan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi saat Lebaran.

"THR seharusnya tidak hanya dilihat sebagai uang Lebaran yang habis untuk konsumsi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk belajar mengatur keuangan secara lebih bijak," ujar Bhenu.

Kebiasaan masyarakat yang langsung menghabiskan THR untuk kebutuhan Lebaran seringkali membuat dana tersebut cepat habis. Tanpa perencanaan matang, THR hanya akan memicu perilaku konsumtif berulang setiap tahun.

"Jika tidak direncanakan sejak awal, dana THR akan cepat terkuras untuk belanja impulsif yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan," jelasnya. Dosen Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi itu menyarankan masyarakat membagi THR ke dalam beberapa pos pengeluaran prioritas.

Kebutuhan seperti zakat, biaya mudik, hingga perayaan Lebaran bersama keluarga perlu direncanakan dengan jelas.

"Perencanaan anggaran yang sederhana sekalipun dapat membantu masyarakat mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan menjelang hari raya," kata Bhenu.

Lebih lanjut, Bhenu juga mendorong agar sisa dana THR disisihkan untuk tabungan atau investasi sederhana. Kebiasaan ini, sekecil apa pun nominalnya, dapat menjadi langkah awal membangun disiplin finansial jangka panjang.

"Bukan soal besar kecilnya uang yang disimpan, tetapi kebiasaan mengelola keuangan secara disiplin yang harus dibangun," tambahnya.

"Jika THR dikelola secara bijak, manfaatnya tidak hanya terasa saat Lebaran. Pengelolaan yang baik juga akan membantu menjaga stabilitas keuangan di masa mendatang," pungkas Bhenu Artha.

***

Cadangan BBM Indonesia Tiga Minggu: Bukan Tanda Bahaya, Ini Penjelasannya
Artikel Selanjutnya

Cadangan BBM Indonesia Tiga Minggu: Bukan Tanda Bahaya, Ini Penjelasannya

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 08:56 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB