Sabtu, 3 Oktober 2026

Mendag, Menteri LH, dan Wali Kota Jakarta Timur Bersihkan Pasar Kramat Jati Sambil Tinjau Harga

BAGIKAN:
Mendag, Menteri LH, dan Wali Kota Jakarta Timur Bersihkan Pa...
0
Mendag, Menteri LH, dan Wali Kota Jakarta Timur Bersihkan Pasar Kramat Jati Sambil Tinjau Harga
Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin membersihkan Pasar Kramat Jati sambil meninjau harga kebutuhan pokok. (Dok. Ist)

Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menggelar aksi bersih-bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/3).

Aksi bersih pasar tersebut dirangkai dengan peninjauan harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Idulfitri. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong terciptanya pasar rakyat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar rakyat agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Menurut Budi, pasar rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan. Pasar juga memiliki potensi untuk berkembang sebagai destinasi wisata kuliner.

“Selain menjadi tempat untuk belanja, pasar juga dijadikan alternatif wisata kuliner. Jadi, Bapak-Ibu, harapan kami kalau pasar kita semakin bersih maka pasar akan semakin ramai, masyarakat sehat, dan ekonomi Indonesia menjadi kuat,” ujar Budi Santoso.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih pasar ini sejalan dengan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara . Program ini diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan.

Gernas Mapan mengajak seluruh pemangku kepentingan di pasar rakyat untuk melaksanakan aksi bersih. Program ini juga mendorong pengelolaan sampah yang memiliki nilai tambah ekonomi berbasis kawasan.

Kementerian Perdagangan juga mendorong pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk mengimplementasikan gerakan tersebut secara luas. Dorongan ini melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Gernas Mapan di seluruh pasar rakyat di Indonesia.

Disperindag Banten Gelar Bazaar Ramadhan, Gubernur Andra Soni Tinjau UKM dan Beri Santunan
Artikel Selanjutnya

Disperindag Banten Gelar Bazaar Ramadhan, Gubernur Andra Soni Tinjau UKM dan Beri Santunan

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 18:07 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB