Senin, 5 Oktober 2026

Mendagri Tito Karnavian Soroti Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal di Kepri

BAGIKAN:
Mendagri Tito Karnavian Soroti Penguatan UMKM dan Potensi Pa...
0
Mendagri Tito Karnavian Soroti Penguatan UMKM dan Potensi Pasar Halal di Kepri
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menutup Kepulauan Riau Ramadan Fair 2026, menyoroti penguatan UMKM dan potensi pasar halal. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyoroti pentingnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah serta perluasan pasar produk halal. disampaikannya saat menutup acara Kepulauan Riau Ramadan Fair Tahun 2026.

Acara tersebut berlangsung di halaman Gedung Dekranasda, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, pada Minggu kemarin (8/3/2026). Menurut Mendagri, penguatan kedua sektor ini sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.

Langkah ini juga dapat memanfaatkan peluang pasar yang terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun global. Muhammad Tito Karnavian menyebut UMKM sebagai tulang punggung utama sektor riil.

“Nah, jadi UMKM memang tulang punggung utama kita, sektor riil,” ujar Muhammad Tito Karnavian.

Ia mencontohkan keberhasilan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam memulihkan perekonomiannya. Ekonomi DIY tumbuh menjadi 5,53 persen pada tahun 2021, setelah sempat di level 0,68 persen saat pandemi tahun 2020.

Pemulihan ekonomi di DIY ditopang oleh sektor UMKM yang berkontribusi sebesar 79,6 persen terhadap pertumbuhan ekonomi. Mendagri juga menyebut Indonesia memiliki potensi kerajinan tangan yang sangat beragam dan termasuk terbesar di dunia.

Potensi kerajinan tangan ini perlu terus dimaksimalkan. Produk kerajinan lokal tidak boleh lagi dipandang sebagai benda biasa, melainkan bagian dari sektor ekonomi kreatif yang berdaya saing tinggi di pasar global.

Mendagri Muhammad Tito Karnavian turut menyinggung peluang pasar produk halal. Ia mengungkapkan bahwa produsen produk halal terbesar di dunia saat ini justru didominasi oleh negara-negara non-muslim seperti Tiongkok dan Brasil.

***

Mendagri Tito Karnavian Sebut UMKM dan Produk Halal Tulang Punggung Ekonomi Daerah
Artikel Selanjutnya

Mendagri Tito Karnavian Sebut UMKM dan Produk Halal Tulang Punggung Ekonomi Daerah

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 9 Maret 2026, 12:37 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB