Senada dengan Gubernur, Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, menekankan pentingnya strategi jemput bola dalam pelayanan kesehatan. Menurutnya, pasar menjadi lokasi yang sangat efektif untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular.
“Sambil berbelanja, warga bisa mengecek tensi dan gula darah. Prosesnya cepat, tidak sampai lima menit, dan gratis. Jika terdeteksi ada keluhan, langsung kita arahkan ke Puskesmas agar mendapatkan pengobatan rutin,” ungkap Benjamin.
Operasional pos kesehatan ini nantinya melibatkan tenaga kesehatan yang merupakan kolaborasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten, serta dukungan tenaga medis dari rumah sakit swasta.
“Banten menjadi pelopor gerakan ini. Saya sangat mengapresiasi upaya mendekatkan layanan kesehatan ini agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan produktif,” pungkas Wamenkes.
Pada hari yang sama, Gubernur Andra Soni dan Wali Kota Sachrudin juga meresmikan Pos Kesehatan Merah Putih di wilayah Ciledug, Kota Tangerang, serta meninjau langsung pelaksanaan layanan cek kesehatan bagi warga setempat. ***