"Petir dikenal sebagai kampung para guru, mulai dari guru agama, guru sekolah, hingga guru mengaji. Karena banyaknya guru di sini, Petir sama seperti Kampung Pinang yang melahirkan banyak pendidik," katanya.
Tak hanya itu, Petir pernah menjadi primadona agraris melalui Jambu Cincalo Gondrong. Produk pertanian ini pernah menjadi ikon kebanggaan Kota Tangerang hingga masuk dalam ulasan majalah pertanian nasional, Trubus, pada tahun 1977-1978.
"Petir memiliki fondasi kepemimpinan yang kuat, dipimpin oleh tokoh-tokoh seperti Kades Musa dan Muhammad sejak sebelum Indonesia merdeka atau zaman Belanda," ungkapnya.
Dengan memahami sejarah ini, Kelurahan Petir bukan sekadar nama di peta, melainkan simbol perjuangan, komunikasi, dan pendidikan di jantung Kota Tangerang. ***