Sabtu, 3 Oktober 2026

Pemkot Serang Luncurkan Mobil Operasional UPZ untuk Percepat Respons Kedaruratan Sosial

BAGIKAN:
Pemkot Serang Luncurkan Mobil Operasional UPZ untuk Percepat...
0
Pemkot Serang Luncurkan Mobil Operasional UPZ untuk Percepat Respons Kedaruratan Sosial

Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam penanganan kedaruratan sosial. Komitmen ini diwujudkan melalui peluncuran satu unit mobil operasional Unit Pengumpul Zakat (UPZ) oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, pada Selasa 27 Januari 2026.

Kendaraan operasional ini disiagakan khusus sebagai sarana quick response atau respons cepat pemerintah terhadap aduan masyarakat maupun penanganan korban bencana di wilayah Kota Serang. Fasilitas ini dapat diakses oleh warga secara gratis dan beroperasi penuh selama 24 jam.

Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menjelaskan bahwa pengadaan mobil layanan ini merupakan bukti efisiensi tata kelola pemerintahan. Fasilitas ini hadir tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

"Mobil UPZ ini untuk operasional percepatan terkait quick response aduan masyarakat yang terkena musibah. Layanan ini gratis dan siaga 24 jam untuk warga Kota Serang," ujar Budi Rustandi usai peresmian.

Sebagai implementasi perdana, unit reaksi cepat ini langsung diterjunkan untuk menangani musibah warga yang tenggelam di kawasan bekas galian C, Kecamatan Taktakan. Dalam penanganan kasus tersebut, Pemkot Serang juga bersinergi dengan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) untuk memberikan santunan kepada keluarga korban.

"Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Kami menandatangani MoU dan langsung action. Santunan diberikan melalui anggaran kemitraan dengan BWA tanpa menggunakan APBD," tegas Wali Kota.

Guna memastikan pelayanan berjalan lebih terstruktur dan responsif, Pemkot Serang juga melakukan penataan mekanisme pengaduan. Layanan aduan masyarakat yang sebelumnya tersebar kini akan dipusatkan di Sekretariat Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Langkah ini diambil agar setiap laporan warga dapat terdata dan ditindaklanjuti dengan lebih sistematis.

Meski saat ini baru tersedia satu unit armada, Wali Kota optimistis jumlah kendaraan pelayanan akan bertambah seiring dengan kuatnya dukungan dari mitra pembangunan. Ke depan, dukungan tambahan kendaraan dari BWA juga diproyeksikan untuk mendukung program prioritas pemberantasan buta aksara melalui gerakan “Serang Mengaji”.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak ini sangat luar biasa karena memberikan manfaat langsung kepada masyarakat tanpa membebani keuangan daerah," pungkasnya. ***

Pemkot Serang Finalisasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, Pertimbangkan Relokasi Lokasi
Artikel Selanjutnya

Pemkot Serang Finalisasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat, Pertimbangkan Relokasi Lokasi

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 29 Januari 2026, 11:26 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

PDIP Walkout dari Paripurna, PAN Serang Pilih Fokus Kawal APBD 2027

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Agus Andrianto Masuk 7 Menteri dengan Kinerja Terendah Versi Survei Vox Politica

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:50 WIB

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB