Rabu, 7 Oktober 2026

Kunjungan Rumah Puskesmas Kunciran Baru, Ibu Bayi Kembar Dibekali Teknik Menyusui yang Tepat

BAGIKAN:
Kunjungan Rumah Puskesmas Kunciran Baru, Ibu Bayi Kembar Dib...
0
Kunjungan Rumah Puskesmas Kunciran Baru, Ibu Bayi Kembar Dibekali Teknik Menyusui yang Tepat

KOTA TANGERANG — Puskesmas Kunciran Baru, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang terus berupaya meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan bayi melalui kegiatan kunjungan rumah. Salah satu program yang dilaksanakan adalah kunjungan rumah konseling teknik menyusui bayi kembar yang dilakukan langsung oleh petugas Konselor ASI.

Kepala Puskesmas Kunciran Baru drg. Anna Amelia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pendampingan langsung kepada ibu menyusui, khususnya ibu dengan bayi kembar, agar mampu menerapkan teknik menyusui yang benar, nyaman, dan efektif.

”Teknik menyusui yang tepat sangat penting untuk memastikan kebutuhan gizi bayi terpenuhi secara optimal melalui Air Susu Ibu (ASI),” jelas drg. Anna, Selasa (13/1/26).

Ia menuturkan, penerapan teknik menyusui yang benar memiliki banyak manfaat, mulai dari mencegah puting lecet pada ibu, meningkatkan perlekatan menyusu sehingga bayi merasa puas dan nyaman, membuat bayi lebih tenang, hingga mengurangi risiko bayi muntah setelah menyusui.

”Dalam konseling tersebut, petugas memberikan edukasi dan praktik langsung beberapa posisi menyusui bayi kembar yang dapat diterapkan sesuai kenyamanan ibu dan kondisi bayi,” katanya.

Melalui kegiatan kunjungan rumah ini, Puskesmas Kunciran Baru berharap para ibu menyusui, khususnya ibu dengan bayi kembar, semakin percaya diri dan mampu memberikan ASI secara optimal bagi buah hati mereka.

Dalam konseling tersebut, petugas juga menyosialisasikan sejumlah teknik menyusui bayi kembar yang dapat dipraktikkan di rumah. Teknik pertama adalah posisi Double Cradle Hold (posisi silang), di mana ibu duduk sambil menimang kedua bayi di tangan kanan dan kiri, dengan kaki bayi bersilang di depan perut ibu dan kepala bayi sejajar dengan payudara.

Teknik kedua yakni posisi Double Football Hold (gendong bola), dengan meletakkan bantal di bawah lengan ibu. Bayi diposisikan di sisi kanan dan kiri perut ibu, sementara kaki bayi berada di belakang punggung ibu menyerupai posisi memegang bola football.

Selain itu, diperkenalkan pula posisi Kombinasi (Cradle–Clutch), yakni satu bayi disusui dengan posisi di ketiak (clutch) dan satu bayi lainnya dengan posisi cradle di pangkuan ibu. Adapun teknik terakhir adalah posisi Berbaring Menyamping (side-lying), di mana ibu dan bayi berbaring miring saling berhadapan, sehingga memudahkan proses menyusui terutama saat ibu membutuhkan posisi yang lebih rileks.

Dengan pendekatan personal melalui kunjungan rumah, Puskesmas Kunciran Baru berharap edukasi ini dapat diterapkan secara berkelanjutan dan berdampak langsung pada peningkatan kesehatan ibu dan bayi di Kota Tangerang.***

Puskesmas Sukatani Laksanakan Grebek Posyandu, Wabup Tangerang Tinjau Langsung Pelaksanaan Program
Artikel Selanjutnya

Puskesmas Sukatani Laksanakan Grebek Posyandu, Wabup Tangerang Tinjau Langsung Pelaksanaan Program

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 14 Januari 2026, 23:27 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB