Selasa, 6 Oktober 2026

Kasus Masih Tinggi, TP PKK Banten Soroti Peran Keluarga dan Pelajar dalam Pencegahan HIV/AIDS

BAGIKAN:
Kasus Masih Tinggi, TP PKK Banten Soroti Peran Keluarga dan...
0
Kasus Masih Tinggi, TP PKK Banten Soroti Peran Keluarga dan Pelajar dalam Pencegahan HIV/AIDS

KOTA SERANG – Angka penularan HIV/AIDS di Provinsi Banten masih menjadi alarm serius. Di balik data yang terus bergerak, ada tantangan besar yang kini disorot: bagaimana keluarga dan dunia pendidikan bisa menjadi benteng pertama pencegahan sejak usia dini.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, usai menerima audiensi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) di Gedung PKK Provinsi Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (27/1/2026). Dalam pertemuan itu, KPA memaparkan sejumlah program yang berpeluang dikolaborasikan bersama PKK, terutama menyasar anak-anak dan pelajar.

“Insya Allah nanti coba kita formulasikan supaya sama-sama bisa dijalankan dengan baik, khususnya di ranah anak-anak, pengetahuan tentang hubungan seksual dan penularan penyakit melalui hubungan seksual dan lain sebagainya,” ujarnya.

Tinawati menegaskan, tingginya kasus penularan HIV/AIDS di kabupaten dan kota di Provinsi Banten menjadi perhatian utama dalam audiensi tersebut. Menurutnya, penguatan edukasi di lingkungan keluarga dan sekolah merupakan langkah krusial untuk menekan laju penularan.

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan sebaya dalam edukasi HIV/AIDS. Anak-anak dan remaja dinilai lebih mudah menerima informasi dari teman seusia, sehingga metode ini dianggap efektif dalam membangun kesadaran dan pemahaman secara langsung.

Sementara itu, Sekretaris KPA Provinsi Banten, dr Santoso Edi Budiono, menjelaskan bahwa audiensi dengan PKK merupakan bagian dari sinergi kelembagaan, mengingat PKK termasuk dalam keanggotaan KPA. KPA pun ingin terlibat aktif dalam program PKK Mengajar sebagai sarana edukasi dan pencegahan di tengah masyarakat.

"Stigma dan diskriminasi masih menjadi salah satu penghambat utama dalam upaya penemuan dan pengobatan penderita HIV/AIDS," ujarnya.

Ia memaparkan, KPA saat ini bekerja dari hulu melalui kegiatan sosialisasi dan pencegahan. Upaya tersebut menjadi semakin mendesak mengingat Indonesia berada di peringkat keempat belas dunia dalam penyebaran HIV/AIDS.

Dari 73 persen kasus HIV/AIDS nasional, sebanyak 11 provinsi menjadi penyumbang utama, termasuk Provinsi Banten yang berada di posisi kesembilan.

Terkait edukasi, dr Santoso menilai pendidikan HIV/AIDS sudah dapat dimulai sejak sekolah dasar atau sekolah menengah pertama melalui pengenalan kesehatan reproduksi. Ke depan, dibutuhkan kurikulum yang mudah dipahami karena pendidikan jasmani dan kesehatan di sekolah selama ini masih bersifat pengantar dan belum menyentuh aspek teknis pencegahan.

"Karena itu pentingnya perhatian bersama untuk mencapai target triple zero pada tahun 2030. Dengan tercapainya triple zero, diharapkan Indonesia memiliki generasi yang lebih baik menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.***

Puskesmas Poris Gaga Lama Lakukan Penyelidikan Epidemiologi DBD Door to Door
Artikel Selanjutnya

Puskesmas Poris Gaga Lama Lakukan Penyelidikan Epidemiologi DBD Door to Door

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 27 Januari 2026, 21:31 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB