Selasa, 6 Oktober 2026

Waspada DBD! Dinkes Kota Tangerang Bongkar Titik-Titik Tersembunyi Sarang Nyamuk di Sekitar Rumah

BAGIKAN:
Waspada DBD! Dinkes Kota Tangerang Bongkar Titik-Titik Terse...
0
Waspada DBD! Dinkes Kota Tangerang Bongkar Titik-Titik Tersembunyi Sarang Nyamuk di Sekitar Rumah

KOTA TANGERANG — Dalam upaya menekan potensi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengajak masyarakat untuk lebih waspada dengan mengenali dan mengendalikan tempat-tempat perindukan nyamuk di lingkungan sekitar, baik di rumah maupun di fasilitas umum. Langkah ini dinilai krusial, mengingat banyaknya titik tersembunyi yang kerap luput dari perhatian warga.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menjelaskan bahwa nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD sangat mudah berkembang biak di genangan air yang dibiarkan dalam waktu lama.

”Tempat-tempat tersebut antara lain drum, tangki air, tempayan, bak mandi atau WC, ember, serta lubang pohon dan pelepah daun yang dapat menampung air hujan,” papar dr. Dini, Kamis (29/1/26).

Ia menegaskan, sebagian besar tempat penampungan air di sekitar rumah memiliki potensi besar menjadi sarang nyamuk, terutama pada musim penularan DBD yang rawan terjadi.

“Sebagian besar tempat penampungan air di sekitar rumah berpotensi menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes, terutama pada musim penularan. Oleh karena itu, pengendalian harus dimulai dari sumbernya,” tambahnya.

Dinkes Kota Tangerang pun memetakan sejumlah lokasi yang sering menjadi tempat perindukan nyamuk sekaligus langkah pengendaliannya. Penampungan air hujan pada sampah padat, misalnya, kerap luput dari pengawasan.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar tidak membiarkan sampah terbuka serta memperkuat sistem pengelolaan sampah melalui pengumpulan dan pembuangan secara berkala.

Selain itu, penampungan air di lubang pohon, tempurung kelapa, dan pelepah daun juga perlu mendapat perhatian serius. Upaya yang dapat dilakukan di antaranya mengisi lubang pohon dengan tanah, mengubur atau menanam tempurung kelapa ke dalam tanah, serta menyemprotkan temephos dengan dosis 1 mg per liter jika perkembangbiakan nyamuk masih berlanjut.

Sementara itu, penampungan air hujan di berbagai wadah lainnya juga menjadi sasaran pengendalian. Masyarakat diajak meluangkan waktu minimal satu jam setiap minggu untuk membersihkan, menggosok, dan memberantas tempat-tempat perindukan nyamuk di sekitar rumah dan lingkungan tempat tinggal.

Melalui langkah sederhana namun konsisten ini, Dinkes Kota Tangerang berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga risiko penularan DBD dapat ditekan sejak dari lingkungan terdekat.***

Dinkes Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kenali dan Kendalikan Tempat Perindukan Nyamuk DBD
Artikel Selanjutnya

Dinkes Kota Tangerang Ajak Masyarakat Kenali dan Kendalikan Tempat Perindukan Nyamuk DBD

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 29 Januari 2026, 21:58 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB