Di tengah kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang, kabar haru datang dari RW 4, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Seorang bayi dilaporkan lahir dengan selamat pada Kamis (22/1) malam.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Puskesmas Petir telah memastikan kondisi bayi dalam keadaan sehat dan stabil.
Kepala Puskesmas Petir dr Rini menjelaskan, bayi tersebut telah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pemeriksaan fisik hingga asesmen kesehatan lanjutan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya penyulit maupun indikasi kegawatdaruratan.
“Bayi dalam kondisi stabil, tidak ada komplikasi. ASI dari ibu juga keluar dengan baik dan bayi dapat menyusu dengan lancar,” jelas dr. Rini, Jumat (23/1/26).
“Petugas Puskesmas Petir akan melakukan pemeriksaan secara berkala dengan pantauan intensif 24 jam bersama bidan tersebut. Jika dibutuhkan evakuasi, koordinasi lintas OPD pun sudah disiapkan,” tambahnya.
Ia menjelaskan, proses persalinan ditangani oleh Bidan Desi Sagita di wilayah setempat. Meski akses di luar lokasi masih tergenang air cukup tinggi, namun kondisi di dalam klinik relatif aman. Sehingga, pelayanan kesehatan tetap dapat diberikan secara optimal.
“Selain itu, Pemkot Tangerang juga telah mengevakuasi satu orang ibu hamil dari RW 4 Kelurahan Petir ke Rumah Sakit Cengkareng sebagai langkah antisipasi dan untuk memastikan keselamatan ibu dan janin di tengah situasi banjir. Terpantau sudah akan masuk tahap persalinan,” ungkap dr. Rini.
Pemkot Tangerang melalui perangkat daerah terkait terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga terdampak banjir, termasuk kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, anak-anak, dan lansia.
“Kehadiran bayi ini menjadi pengingat bahwa di tengah bencana, pelayanan dan perlindungan terhadap warga tetap menjadi prioritas,” tutupnya. ***










