Dalam pelaksanaannya, Pemkot Tangsel bersinergi erat dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan. TB Asep Nurdin, yang menjadi "jembatan" antara warga dan Wali Kota, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bukti nyata bahwa pemerintah tidak tinggal diam.
"Pak Wali ingin memastikan langsung kebutuhan warga terpenuhi. Beliau mendengar, dan kami mengeksekusinya di lapangan," kata Asep di sela-sela kunjungannya.
PMI juga mengerahkan unit layanan kesehatan keliling untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara jemput bola bagi puluhan keluarga guna mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kondisi lingkungan.
Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Serpong, Siti Murni, yang mewakili warga saat berdialog dengan Wali Kota, mengungkapkan rasa leganya atas kepastian bantuan tersebut.
"Kami sangat bersyukur permohonan kami untuk tambahan air bersih dan beras langsung dikabulkan oleh Pak Wali. Kehadiran Pak Kadis Kominfo di sini juga membuat kami merasa diperhatikan," ungkapnya.
Momen dialog virtual ini menjadi bukti nyata bahwa jajaran Pemkot Tangsel tetap responsif dan hadir di tengah masyarakat dalam penanganan darurat sampah, memastikan kesehatan dan kebutuhan dasar warga tetap menjadi prioritas utama. Upaya mitigasi dan perbaikan tata kelola sampah di TPA Cipeucang sendiri terus diakselerasi oleh dinas terkait agar kondisi lingkungan dapat segera kembali normal. ***