Lebih lanjut, Presiden memaparkan peta jalan ketahanan pangan ke depan, termasuk target swasembada jagung untuk menekan harga pakan ternak, pengembangan bioenergi (biosolar dan bioetanol), serta rencana pembukaan 1.100 desa nelayan dan pembangunan kolam ikan pada tahun 2026 untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini telah menjangkau 55 juta anak.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam laporannya menambahkan bahwa produksi beras nasional tahun 2025 mencapai 34 juta ton dengan stok cadangan sebesar 3,2 juta ton. Kesejahteraan petani juga membaik yang ditandai dengan Nilai Tukar Petani (NTP) sebesar 125.
“Swasembada beras adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih atas arahan Presiden,” pungkas Mentan Amran. ***