Pemkot Serang juga menegaskan bahwa pendistribusian bantuan makanan siap saji akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama masa tanggap darurat banjir. Pemerintah daerah berkomitmen memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih dan warga dapat kembali beraktivitas secara normal.
Pantauan di lokasi dapur bencana menunjukkan, bantuan berupa bahan pokok dan sembako terus berdatangan dari berbagai pihak. Bantuan tersebut berasal dari Pemprov Banten, organisasi sosial, relawan, komunitas, hingga partisipasi masyarakat.
Seluruh bantuan yang masuk kemudian dikelola dan diolah di dapur bencana banjir Kota Serang untuk dimasak dan disajikan sebelum akhirnya didistribusikan kepada para korban banjir di Kecamatan Kasemen.
Usai meninjau dapur umum, Wakil Wali Kota Serang melanjutkan agenda kemanusiaannya dengan menyapa langsung warga Kampung Batu Amben, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen. Di wilayah tersebut, genangan banjir masih terlihat cukup tinggi dan merendam rumah-rumah warga, sehingga aktivitas masyarakat sangat terbatas.
Dengan berjalan kaki, Nur Agis Aulia menyusuri gang-gang sempit di permukiman warga sambil membagikan langsung makanan siap saji kepada masyarakat. Kehadiran Wakil Wali Kota Serang di tengah-tengah warga terdampak banjir sontak disambut antusias.
Warga tampak gembira dan terharu karena makanan siap santap diantarkan langsung oleh kepala daerahnya.
Aksi berbagi makanan siap santap ini dinilai sangat tepat, mengingat sebagian besar peralatan dapur milik warga masih terendam air banjir. Kondisi tersebut membuat warga kesulitan untuk mengolah bahan makanan sendiri meskipun bantuan sembako telah diterima.
“Terima kasih Pak Budi, Pak Agis (Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang) atas makanannya yang telah dikirimkan,” teriak sejumlah emak-emak yang berkumpul saat menerima bantuan.