Menanggapi hal tersebut, Nur Agis Aulia menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memastikan seluruh warga terdampak banjir tidak mengalami kelaparan. Ia memastikan stok makanan aman dan distribusi akan terus dilakukan baik dengan sistem pengambilan maupun pengantaran langsung ke lokasi-lokasi terdampak.
“Intinya jangan ada yang kelaparan. Warga kita harus tetap terpenuhi kebutuhannya. Makanan sudah disiapkan, tinggal disantap, bisa diambil atau nanti diantar ke rumah-rumah warga,” tegas Agis.
Pemkot Serang berharap, dengan kolaborasi seluruh pihak, penanganan dampak banjir di Kecamatan Kasemen dapat berjalan maksimal. Selain bantuan pangan, pemerintah juga terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan warga, pendataan kerusakan, serta menyiapkan langkah-langkah lanjutan pasca banjir demi mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat.
Kadinsos Kota Serang, M Ibra Gholibi mengatakan, sebanyak 12 ribu paket makanan siap santap bagi korban banjir Kasemen diproduksi setiap harinya di dapur BPBD Kota Serang. Menurutnya, tidak hanya makanan, Pemkot Serang juga mendistribusikan minuman mineral bagi para korban, mengingat ketersediaan air bersih pasti akan terganggu selama situasi banjir. ***