Sabtu, 3 Oktober 2026

Saung Liwet Bancakan, Surga Makan Sunda di Tengah Kota Serang

BAGIKAN:
Saung Liwet Bancakan, Surga Makan Sunda di Tengah Kota Seran...
0
Saung Liwet Bancakan, Surga Makan Sunda di Tengah Kota Serang

Bosan dengan suasana makan di restoran ber-AC atau hiruk pikuk mal? Jika sedang berada di Kota Serang, cobalah melipir sejenak ke Jalan Lingkar Selatan.

Ada satu tempat yang langsung menyambut dengan gapura bambu bertuliskan Wilujeng Sumping yang hangat, yakni Saung Liwet Bancakan Kota Serang.

Tempat ini menawarkan paket lengkap makanan enak, harga yang sangat masuk akal, serta suasana pedesaan yang bikin betah berlama-lama. Sesuai namanya, daya tarik utama di sini adalah tradisi makan nasi liwet.

Kabar baiknya, harga menu di Saung Liwet Bancakan sangat ramah di kantong. Nasi Liwet per porsi bisa dinikmati hanya dengan Rp8.000.

Bagi yang datang bersama keluarga atau rombongan, tersedia Nasi Liwet Kastrol seharga Rp45.000. Nasi liwet disajikan panas langsung dalam panci kastrol, dimasak dengan rempah yang gurih, dan siap disantap bersama aneka lauk khas Sunda.

Pilihan lauknya beragam dan tetap terjangkau, mulai dari ayam goreng atau bakar seharga Rp22.000, Bakakak Ayam Kampung Rp90.000 yang pas untuk makan tengah, hingga Cobek Gurame Rp70.000 bagi pecinta pedas segar. Aneka pepes juga tersedia, dengan harga mulai Rp8.000 untuk pepes tahu atau jamur, hingga Rp23.000 untuk pepes ikan mas atau ayam.

Agar makin segar, pengunjung bisa menambahkan karedok seharga Rp12.000 atau pencok leunca Rp10.000. Begitu masuk melewati gerbang kayu berornamen bambu yang estetik, pengunjung langsung disuguhi jalan setapak yang dikelilingi tanaman hijau.

Suasananya terasa seperti pulang kampung. Saung-saung lesehan yang tersedia nyaman untuk ngariung atau berkumpul.

Kuliner Legendaris di Kota Tangerang yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya

Kuliner Legendaris di Kota Tangerang yang Wajib Dikunjungi Saat Libur Akhir Tahun

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 1 Januari 2026, 13:33 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Konten dari Pengguna Cerita Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Konten Redaksi Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Ancaman Kesehatan di Balik Kebiasaan Tidur Larut Malam yang Sering Diabaikan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:11 WIB