Rabu, 7 Oktober 2026

Wabup Tangerang Buka Rakor Penanggulangan HIV/AIDS Peringati Hari AIDS Sedunia 2025

BAGIKAN:
Wabup Tangerang Buka Rakor Penanggulangan HIV/AIDS Peringati...
0
Wabup Tangerang Buka Rakor Penanggulangan HIV/AIDS Peringati Hari AIDS Sedunia 2025

TIGARAKSA – Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan HIV/AIDS dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia 2025 yang mengusung tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV”. Acara berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Puspemkab Tangerang, Kamis (04/12/25).

Dalam sambutannya, Wabup Intan menekankan pentingnya keberlanjutan layanan HIV/AIDS di seluruh fasilitas kesehatan. Menurutnya, layanan pendampingan, sosialisasi, pencegahan, hingga pengobatan tidak boleh terhenti oleh kondisi apa pun.

“Pelayanan HIV tidak boleh berhenti. Pencegahan, tes, pendampingan, hingga pengobatan harus tetap tersedia tanpa hambatan. Perubahan di tingkat nasional maupun daerah tidak boleh mengurangi akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” tandas Wabup Intan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang memiliki komitmen kuat untuk mempercepat penanggulangan HIV/AIDS melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi masyarakat, dan kerja sama lintas sektor. Kolaborasi menyeluruh dari pemerintah, fasilitas kesehatan, dunia pendidikan, komunitas, hingga tokoh masyarakat dinilai penting demi mencapai target Eliminasi AIDS 2030.

“Target Eliminasi AIDS 2030 hanya bisa dicapai jika seluruh pihak bergerak bersama. Kita perlu memperkuat koordinasi lintas sektor, memperluas layanan berkualitas, serta memastikan tidak ada lagi stigma atau diskriminasi terhadap ODHA. Setiap kebijakan dan aksi hari ini akan menjadi kontribusi besar dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang yang semakin sehat dan semakin Gemilang,” tegasnya.

Wabup Intan juga menyampaikan bahwa HIV masih menjadi masalah kesehatan serius secara global maupun nasional. Pada 2025, estimasi ODHA di Indonesia diperkirakan lebih dari 564.000 orang.

Di Kabupaten Tangerang sendiri, sebanyak 3.793 orang tercatat sedang menjalani pengobatan ARV, sementara 2.826 lainnya telah melakukan pemeriksaan Viral Load dengan hasil tersupresi.

“Sekali lagi saya tegaskan, dukungan sosial dan layanan terhadap ODHA tanpa diskriminasi sangat dibutuhkan. Keberadaan tokoh agama, termasuk MUI, sangat penting untuk membantu mengubah stigma masyarakat agar lebih menerima dan mendukung ODHA dalam proses pemulihan,” serunya.

Realisasi PAD Kota Serang Capai 87 Persen, Bapenda Optimistis Tembus Target Akhir Tahun
Artikel Selanjutnya

Realisasi PAD Kota Serang Capai 87 Persen, Bapenda Optimistis Tembus Target Akhir Tahun

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 4 Desember 2025, 14:05 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Mengawal Kampanye di Ruang Digital: Menguji Efektivitas Pengawasan Bawaslu pada Pemilu 2024

Konten dari Pengguna Opini Senin, 5 Oktober 2026 | 05:11 WIB

PDIP Walkout dari Paripurna, PAN Serang Pilih Fokus Kawal APBD 2027

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Agus Andrianto Masuk 7 Menteri dengan Kinerja Terendah Versi Survei Vox Politica

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:50 WIB

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB