KesehatanKota TangerangPemerintahan

Pemkot Tangerang Perluas Layanan HIV/AIDS, 39 Puskesmas Siaga Berikan Perawatan Tanpa Stigma

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang menegaskan komitmennya dalam menyediakan akses kesehatan yang merata, ramah, dan berkelanjutan bagi seluruh warganya. Termasuk di dalamnya layanan kesehatan komprehensif bagi Orang dengan HIV/AIDS (ODHA), yang kini semakin diperluas dan diperkuat.

Melalui layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP) yang tersedia di 39 puskesmas, satu klinik, dan 14 rumah sakit, ODHA kini memiliki akses yang jauh lebih mudah untuk mendapatkan perawatan medis serta dukungan psikososial yang dibutuhkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa perluasan layanan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup ODHA sekaligus menekan angka penularan HIV.

“Kami ingin memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan yang layak, tanpa stigma dan diskriminasi. Semua fasilitas kami telah siap memberikan layanan sesuai standar,” ujarnya.

Dengan adanya layanan yang lebih terintegrasi dan mudah dijangkau, Pemkot Tangerang berharap masyarakat semakin berani dan proaktif melakukan pemeriksaan tanpa rasa takut atau khawatir terhadap stigma sosial. Layanan PDP diharapkan menjadi ruang aman bagi ODHA untuk mendapatkan dukungan terbaik.

“Harapan kami, layanan ini tidak hanya menyelamatkan nyawa tetapi juga mengembalikan harapan dan masa depan ODHA. Kota Tangerang siap menjadi kota yang inklusif dan peduli,” tutup dr. Dini.

Layanan PDP yang Tersedia di Kota Tangerang

1. Pelayanan Medis Lengkap

ODHA dapat memanfaatkan berbagai layanan penting:

• Pengobatan Antiretroviral (ART)

• Tes Viral Load

• Tes CD4

• Pemeriksaan infeksi penyerta seperti TBC dan Hepatitis

Layanan ini memastikan ODHA mendapatkan terapi tepat waktu, pemantauan rutin, dan pencegahan komplikasi medis.

2. Dukungan Psikososial

Selain aspek medis, Pemkot juga menyiapkan dukungan mental dan sosial melalui:

• Konseling pre-test dan post-test

• Dukungan emosional dan motivasional

• Kelompok dukungan sebaya

Pendekatan ini membantu ODHA tetap kuat, percaya diri, dan termotivasi menjalani pengobatan.

3. Upaya Pencegahan Penularan

Berbagai program pencegahan juga terus diperkuat:

• Pencegahan penularan dari ibu ke anak (PMTCT)

• Pencegahan transmisi seksual

• Penanganan pengguna napza suntik

Edukasi dan intervensi dilakukan secara berkala untuk memutus mata rantai penularan HIV di masyarakat.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *