Healty

Bahaya Asap Rokok bagi Paru-Paru, Bahkan untuk Perokok Pasif

TANGERANG — Asap rokok kembali menjadi sorotan serius karena dampaknya yang semakin terbukti membahayakan kesehatan paru-paru, baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Di Kota Tangerang, kampanye hidup sehat terus digaungkan seiring meningkatnya kasus gangguan pernapasan yang diduga berkaitan dengan paparan asap rokok di area publik.

Asap rokok mengandung lebih dari 7.000 zat kimia berbahaya, termasuk tar, karbon monoksida, dan nikotin. Kandungan tersebut dapat merusak jaringan paru-paru, mengganggu fungsi pernapasan, hingga memicu penyakit kronis seperti bronkitis, asma, dan kanker paru. Dampak ini bahkan bisa semakin parah bagi mereka yang terpapar dalam jangka panjang.

Yang sering diabaikan, bahaya yang sama juga mengintai perokok pasif—mereka yang tidak merokok tetapi harus menghirup asap dari orang di sekitarnya. Paparan asap rokok pada perokok pasif dapat meningkatkan risiko penyakit paru hingga 25–30 persen, bahkan pada anak-anak risikonya jauh lebih besar. Sistem pernapasan yang belum matang membuat anak lebih rentan terkena infeksi paru, pneumonia, hingga perkembangan paru-paru yang tidak optimal.

Tak hanya itu, paparan asap rokok di ruang tertutup seperti rumah, kendaraan, atau ruangan kerja dianggap paling berbahaya. Partikel berbahaya dalam asap rokok dapat bertahan berjam-jam bahkan setelah rokok dimatikan, dan tetap terhirup oleh orang lain tanpa disadari.

Di berbagai pusat layanan kesehatan di Kota Tangerang, tenaga medis mencatat meningkatnya pasien yang mengalami sesak, batuk kronis, dan infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap rokok. Kondisi ini membuat banyak keluarga mulai membatasi kebiasaan merokok di area rumah dan memilih ruang terbuka untuk mengurangi risiko bagi anggota keluarga lainnya.

Beragam upaya juga dilakukan pemerintah daerah, termasuk kampanye kawasan tanpa rokok, edukasi di sekolah, hingga penyediaan ruang khusus merokok di perkantoran dan pusat keramaian. Upaya ini diharapkan mampu mengurangi paparan bagi masyarakat umum, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Asap rokok adalah ancaman yang sering kali dianggap sepele, namun efeknya dapat menghancurkan kualitas hidup seseorang dalam jangka panjang.***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *