Selasa, 6 Oktober 2026

Pemkot Cilegon Raih Nilai IKK 84,92 Kategori Sangat Baik dari LAN RI

BAGIKAN:
Pemkot Cilegon Raih Nilai IKK 84,92 Kategori Sangat Baik dar...
0
Pemkot Cilegon Raih Nilai IKK 84,92 Kategori Sangat Baik dari LAN RI

DISKOMINFO CILEGON – Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) resmi menyampaikan hasil pengukuran kualitas kebijakan dalam acara Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Tahun 2025 yang digelar di Grand Ballroom Novotel Samator Surabaya, Selasa 25 November 2025.

IKK merupakan instrumen penilaian yang digunakan untuk mengukur kualitas kebijakan pemerintah, khususnya dampak dan hasil bagi pembangunan strategis. Penilaian ini menekankan prinsip evidence-based policy sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi.

Pada pengukuran IKK tahun 2025, Pemerintah Kota Cilegon mengajukan tiga regulasi yang masuk dalam kriteria penilaian, yakni kebijakan rumah tidak layak huni, penyelenggaraan mal pelayanan publik, dan kawasan tanpa rokok. Ketiga regulasi tersebut telah memiliki landasan hukum berupa Peraturan Daerah maupun Peraturan Wali Kota.

Melalui proses penilaian yang dilakukan oleh tim dari LAN RI, Pemerintah Kota Cilegon berhasil meraih nilai IKK 84,92dengan kategori Sangat Baik.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa tata kelola kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon mulai semakin terukur, responsif, dan tentunya berbasis data. Dan alhamdulillah ini semua merupakan hasil kerja nyata kolaboratif Jabatan Fungsional Analis Kebijakan bersama dengan seluruh keanggotaan tim kerja yang telah dibentuk,” ujar Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, selaku Penanggung Jawab Tim Kerja Pengukuran IKK Pemerintah Kota Cilegon Tahun 2025.

Maman menjelaskan bahwa dimensi pengukuran IKK meliputi perencanaan kebijakan, implementasi kebijakan, evaluasi dan keberlanjutan, serta transparansi dan partisipasi, yang masing-masing memiliki bobot penilaian tersendiri.

“Rangkaian proses pengukuran IKK dilakukan secara simultan, dimulai dari aspek perencanaan kebijakan sampai pada aspek transparansi dan partisipasi. Hal ini diukur dari berbagai instrument evidence based dari setiap indikator yang ada, meskipun dalam pelaksanaannya terdapat dinamika-dinamika yang berkembang dan terjadi gap analysis antara perencanaan dengan target yang diharapkan," jelasnya.

"Namun ini tidak menyurutkan kinerja tim untuk tetap memantau dan mengevaluasi penerapan kebijakan yang dihadapkan dengan kondisi perkembangan terkini," sambungnya.

Eduwisata 40 Anak Terlantar Tangsel ke KidZania Meriahkan HUT ke-17
Artikel Selanjutnya

Eduwisata 40 Anak Terlantar Tangsel ke KidZania Meriahkan HUT ke-17

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 27 November 2025, 11:25 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Mengawal Kampanye di Ruang Digital: Menguji Efektivitas Pengawasan Bawaslu pada Pemilu 2024

Konten dari Pengguna Opini Senin, 5 Oktober 2026 | 05:11 WIB

PDIP Walkout dari Paripurna, PAN Serang Pilih Fokus Kawal APBD 2027

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Agus Andrianto Masuk 7 Menteri dengan Kinerja Terendah Versi Survei Vox Politica

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:50 WIB

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB