Jumat, 2 Oktober 2026

Agroindustri Digital: Transformasi Pertanian Indonesia dengan IoT

BAGIKAN:
Agroindustri Digital: Transformasi Pertanian Indonesia denga...
0
Agroindustri Digital: Transformasi Pertanian Indonesia dengan IoT

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana teknologi dapat membuat proses pertanian lebih efisien sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil panen? Di era modern ini, agroindustri memegang peranan penting sebagai penggerak pembangunan pertanian di Indonesia.

Salah satu bentuk nyata inovasi agroindustri adalah dengan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk mendukung berbagai proses produksi, dan distribusi hasil pertanian secara lebih mudah dan efisien.

Tahukah kamu apa itu IoT? Menurut Selay et al., (2022), Internet of Things (IoT) adalah teknologi canggih yang memungkinkan berbagai perangkat dan sistem di seluruh dunia saling terhubung melalui internet.

Perangkat-perangkat ini, yang biasanya dilengkapi dengan sensor dan perangkat lunak, dapat saling berkomunikasi, mengendalikan, terhubung, serta bertukar data dengan perangkat lain secara nirkabel, tanpa membutuhkan kabel, sehingga mendukung kinerja yang lebih efisien.

Teknologi IoT memungkinkan berbagai perangkat terhubung melalui jaringan internet untuk mengumpulkan dan mengirim data secara real-time. Dalam pertanian, sensor dapat dipasang di lahan untuk memantau kelembapan tanah, suhu udara, dan intensitas cahaya, sehingga petani dapat menentukan waktu terbaik untuk penyiraman atau pemupukan.

Dengan pendekatan ini, penggunaan air dan pupuk menjadi lebih efisien, dan hasil panen meningkat.

Selain itu, IoT juga diaplikasikan dalam rantai pasok agroindustri, termasuk penyimpanan dan distribusi produk pertanian. Salah satu contoh yang menarik adalah penggunaan IoT dalam penyortiran buah.

Sensor otomatis dapat mendeteksi ukuran, warna, dan kematangan buah, sehingga proses penyortiran menjadi lebih cepat dan akurat dibanding manual. Menurut Kurniadi et al., (2025) dalam Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika, alat penyortiran ini berupa konveyor yang dilengkapi dengan sensor warna TCS3200 untuk mendeteksi kematangan buah berdasarkan warnanya, serta servo SG90 sebagai penggerak palang sortir, sehingga buah dapat tersortir secara otomatis sesuai dengan tingkat kematangannya.

Mengubah Panen Jadi Pundi: Peran Agroindustri dalam Pertanian
Artikel Selanjutnya

Mengubah Panen Jadi Pundi: Peran Agroindustri dalam Pertanian

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 12 Oktober 2025, 11:32 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB