Terlalu lama menatap layar dapat mengganggu perkembangan bahasa, kemampuan sosial, serta menyebabkan gangguan tidur. Sebaliknya, aktivitas fisik seperti berlari, bersepeda, atau bermain di luar rumah dapat memperkuat tulang, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak.
“Permainan aktif bukan hanya membuat anak sehat, tapi juga melatih empati dan kerja sama,” jelas psikolog anak dari Universitas Padjadjaran, Maria Febriani.
4. Komunikasi Positif Bangun Kecerdasan Emosional Anak
Selain kebutuhan fisik, anak juga memerlukan kasih sayang dan komunikasi yang baik dari orang tua. Penelitian dari Harvard University Center on the Developing Child menemukan bahwa interaksi positif antara orang tua dan anak berperan penting dalam pembentukan kepercayaan diri dan kemampuan sosial anak.
“Anak belajar dari cara orang tua berbicara. Suara lembut, pujian kecil, dan pelukan bisa meningkatkan hormon bahagia yang disebut oksitosin,” ujar psikolog klinis, Rina Mulyati.
Sebaliknya, pola asuh keras seperti membentak atau menghukum secara fisik dapat menimbulkan rasa takut dan trauma jangka panjang.
Orang tua dianjurkan meluangkan waktu khusus setiap hari untuk berbicara dengan anak tanpa gangguan, misalnya sebelum tidur atau saat makan bersama.
5. Stimulasi Otak Sejak Dini untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak