Minggu, 11 Oktober 2026

Ratu Rachmatuzakiyah: Mekanisasi Pertanian Kunci Ketahanan Pangan Serang

BAGIKAN:
Ratu Rachmatuzakiyah: Mekanisasi Pertanian Kunci Ketahanan P...
0
Ratu Rachmatuzakiyah: Mekanisasi Pertanian Kunci Ketahanan Pangan Serang

Serang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, terus mendorong pemanfaatan mekanisasi pertanian untuk mengejar kekurangan target tanam padi seluas 2.000 hektare. Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan daerah.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan hal itu saat menghadiri gerakan tanam padi bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tunas Harapan di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Senin (29/9).

“Pekerjaan rumah kita masih besar. Target tanam padi di bulan September mencapai 6.647 hektare, namun realisasinya baru 4.647 hektare atau 69,91 persen. Masih ada kekurangan sekitar 2.000 hektare yang perlu kita kejar bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, mekanisasi pertanian adalah solusi untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mempercepat pencapaian target produksi. Ia menekankan tiga pilar utama untuk mendongkrak produksi, yaitu sistem irigasi, bibit unggul, dan pemanfaatan alat mesin pertanian.

“Penggunaan alat mesin pertanian seperti traktor dan rice transplanter mampu mempercepat pengolahan lahan serta penanaman, menekan biaya tenaga kerja, dan bahkan memungkinkan tiga kali tanam dalam setahun,” jelasnya.

Meski menghadapi tantangan, Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa luas tanam padi di Kabupaten Serang mengalami peningkatan signifikan sebesar 17,32 persen. Dari 90.748 hektare pada musim tanam 2023–2024, meningkat menjadi 109.764 hektare pada musim tanam 2024–2025.

Pada kesempatan itu, ia juga mengajukan permohonan dukungan kepada Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Banten berupa bantuan sarana pendukung alsintan yang lebih beragam, seperti traktor roda empat, combine harvester, serta alat pengering (dryer) untuk menekan kerugian pascapanen.

“Kami juga berharap ada bantuan bibit padi unggul yang mencukupi kebutuhan tanam Oktober–November ini, yang diperkirakan seluas 23.500 hektare,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr. Yudi Sastro, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M. Tauchid, serta Komandan Kodim 0602/Serang Letkol Arm Oke Kistiyanto.

Menuju Sosialisasi KUHP Bersama Wamenkum, Kanwil Banten Lakukan Audiensi Strategis
Artikel Selanjutnya

Menuju Sosialisasi KUHP Bersama Wamenkum, Kanwil Banten Lakukan Audiensi Strategis

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 29 September 2025, 22:53 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tarif Parkir OM Adella Tembus Rp30 Ribu, Pemkab Serang Diminta Turun Tangan

Konten Redaksi Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Gudang PT WPLI Terbakar, PECAK Polres Serang Gerak Cepat ke Lokasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB