Mengapa Harry Potter Tetap Jadi Fenomena Dunia Meski Sudah 28 Tahun Berlalu?
Popularitas Harry Potter semakin mendunia dengan kehadiran The Wizarding World of Harry Potter di Universal Studios. Pertama kali dibuka di Orlando pada 2010, pengunjung bisa merasakan sensasi masuk ke dunia sihir lewat replika besar Hogwarts, Great Hall, ruang kepala sekolah Dumbledore, hingga menaiki Harry Potter and the Forbidden Journey, dark ride 4D pertama di dunia dengan teknologi robot arm.
Pengunjung bahkan bisa menikmati Butterbeer, membeli tongkat sihir Ollivanders, hingga mengenakan jubah Hogwarts sesuai house favorit. Orlando juga menjadi satu-satunya tempat yang menghadirkan pengalaman unik naik Hogwarts Express antar-dua taman tematik, Hogsmeade dan Diagon Alley.
Keseruan itu berlanjut ke Jepang. The Wizarding World of Harry Potter di Universal Studios Japan (USJ), Osaka, resmi dibuka pada 15 Juli 2014.
Dengan investasi sekitar 45 miliar yen (± Rp5 triliun) dan luas 4,8 hektare, kawasan ini menghadirkan Hogwarts Castle megah, Harry Potter and the Forbidden Journey versi 4K 3D, hingga Flight of the Hippogriff.
Lebih dari sekadar buku dan film, Harry Potter kini menjadi sebuah warisan budaya pop global. Ia bukan hanya tentang sihir di halaman buku, tetapi tentang pengalaman nyata yang bisa dirasakan jutaan penggemarnya di berbagai belahan dunia.