"Seluruh layanan operasional RSUD ini dijadwalkan mulai aktif pada Senin, 2 Juni 2025," tutup Deden.
RSUD Uwes Qorny Cilograng berdiri di atas lahan seluas 30.580 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 8.638 meter persegi. Rumah sakit tipe C ini didukung oleh 391 tenaga SDM, yang terdiri dari 8 tenaga manajemen, 20 dokter spesialis, 25 dokter umum, 185 tenaga paramedis keperawatan, 68 tenaga paramedis non-keperawatan, serta 81 tenaga medis non-kesehatan.
Pelayanan yang tersedia di RSUD tersebut mencakup pelayanan rawat jalan, rawat inap, hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD). Dilengkapi 14 instalasi termasuk 17 poliklinik rawat jalan dan instalasi rawat inap dengan total 126 tempat tidur, terdiri dari 80 tempat tidur kelas tiga, 24 kelas dua, 14 kelas satu, dan 8 tempat tidur VIP.
Untuk layanan darurat, IGD menyediakan 10 tempat tidur serta dilengkapi dua unit mobil ambulans. Selain itu, terdapat instalasi bedah sentral dengan dua kamar operasi, instalasi radiologi (Rontgen, panoramik, dan USG), ICU enam tempat tidur, NICU empat tempat tidur, instalasi rehabilitasi medis, laboratorium, farmasi, gizi, CSSD, ISPRS, dan ruang pemulasaraan jenazah dengan alat pendingin.
Acara peresmian turut dihadiri oleh Anggota DPRD Banten Daerah Pemilihan Kabupaten Lebak, Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lebak, Forkopimda Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak, para kepala kelurahan dan kecamatan se-Kabupaten Lebak, serta perwakilan organisasi masyarakat, kepemudaan, dan tokoh masyarakat setempat. (*/her)