Ikuti Kami
Rabu, 7 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Aktivis atau Akademisi? Begini Pandangan Presiden Mahasiswa STAI Wasilatul Falah

Penulis: Hasan Komarudin
Selasa, 11 Februari 2025 | 17:52 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Ia juga menekankan pentingnya peran organisasi mahasiswa seperti IPNU dan PMII dalam membentuk karakter mahasiswa yang berwawasan luas dan peduli terhadap persoalan bangsa.

“Di IPNU dan PMII, kita belajar banyak hal, mulai dari kajian keislaman, kepemimpinan, hingga advokasi sosial. Ini membuktikan bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya tentang aksi di jalan, tetapi juga membangun pola pikir yang kuat,” ujarnya.

Bodong menegaskan bahwa aktivis dan akademisi tidak boleh lagi saling bertentangan, tetapi harus berkolaborasi. Aktivisme tanpa akademik bisa menjadi gerakan tanpa arah, sementara akademisi tanpa aksi sosial bisa kehilangan makna.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita berkontribusi dengan cara kita masing-masing. Baik aktivis maupun akademisi, semuanya punya peran dalam membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis: Hasan Komarudin
Selasa, 11 Februari 2025 | 17:52 WIB
Artikel Selanjutnya

Patut Dicoba, 5 Cara Ini Akan Meningkatkan Minat Belajar Anak

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB
↑ Kembali ke atas
Aktivis atau Akademisi? Begini Pandangan Presiden Mahasiswa STAI Wasilatul Falah

Bagikan artikel ini melalui