Jumat, 2 Oktober 2026

Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tingkatkan Aksesibilitas di Banten

BAGIKAN:
Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tingkatkan Aksesibilitas di...
0
Pembangunan Tol Serang-Panimbang Tingkatkan Aksesibilitas di Banten

Pandeglang - Provinsi Banten kini memiliki jalan tol yang menghubungkan kawasan Jabodetabek dengan wilayah-wilayah di dalamnya. Keberadaan jalan tol ini memberikan alternatif bagi pengendara untuk mencapai berbagai daerah dengan lebih cepat.

Sebagai bagian dari sistem jalan nasional, pengguna tol diwajibkan membayar tarif sesuai jarak tempuh.

Tol dikenal sebagai Tax On Location (TOL), yaitu sistem tarif yang dikenakan berdasarkan jarak perjalanan dan titik pemberhentian di jalan tol. Setiap ruas tol memiliki tarif yang berbeda, tergantung pada panjang jalur yang dilalui.

Tol Serang-Panimbang, salah satu proyek strategis di Banten, dibangun dengan total investasi mencapai Rp15 triliun. Jalan tol ini memiliki panjang 83,67 kilometer dan diharapkan mampu mengurangi waktu tempuh antarwilayah, khususnya dari Serang ke Pandeglang.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Minggu (2/2/25), General Manager PT Sino Road and Bridge Group, Mister Lie, mengungkapkan bahwa tol ini akan menjadi pilihan utama bagi pengendara dari Pandeglang, Rangkasbitung, Serang, menuju Jakarta atau Merak. Dengan adanya beberapa pintu tol, kapasitas kendaraan yang bisa ditampung mencapai ribuan unit per hari.

"Tol ini membantu pengendara menghemat waktu perjalanan. Kami berharap keberadaan tol ini dapat memudahkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat," ujar Mister Lie.

Pembangunan jalan tol di Indonesia juga disertai dengan otomatisasi sistem pembayaran. Sejak Oktober 2017, seluruh pengguna tol diwajibkan menggunakan uang elektronik (e-money).

Sistem ini mempercepat transaksi di gerbang tol dan mengurangi antrean panjang.

Dengan adanya tol baru ini, diharapkan mobilitas di Banten semakin meningkat dan memberikan manfaat bagi perekonomian lokal serta pengembangan wilayah. (her)

Kolaborasi Dinas Pertanian Banten dan Bank Indonesia Wilayah Banten untuk Meningkatkan Produksi Bawang Merah
Artikel Selanjutnya

Kolaborasi Dinas Pertanian Banten dan Bank Indonesia Wilayah Banten untuk Meningkatkan Produksi Bawang Merah

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 2 Februari 2025, 15:33 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Dari Biang Sabun Jadi Cuan, Siswa Belajar Produksi hingga Pemasaran Sabun Cuci Piring

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 15:38 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Konten Redaksi Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB

KKN Tematik Wasesa Unimus Dampingi 676 Warga Kalicari Manfaatkan Layanan Administrasi Kependudukan Digital

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Sabtu, 19 September 2026 | 09:49 WIB

Manfaatkan Lahan Idle, Warga Binaan Lapas Batang Belajar Budidaya Melon melalui Polybag

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 11 September 2026 | 11:00 WIB

Rupiah Menguat, Tembus Rp17.640 per Dolar

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 19:46 WIB