Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Banten menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mengusut kasus ini hingga tuntas.
“Kami tidak akan berhenti sampai semua pihak yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung, diproses sesuai hukum. Kami berupaya keras untuk menegakkan keadilan dan memberikan efek jera bagi para pelaku korupsi,” tegasnya.
Masyarakat diimbau untuk mendukung upaya Kejaksaan dengan memberikan informasi yang relevan jika ada, serta terus memantau jalannya proses hukum. Beberapa organisasi anti-korupsi turut memberikan dukungan kepada Kejaksaan Tinggi Banten dan meminta kasus ini dijadikan peringatan bagi institusi lain agar lebih berhati-hati dalam mengelola dana publik.
Sementara itu, kerugian besar yang dialami Bank BJB akibat kasus ini menjadi sorotan. Bank tersebut kehilangan dana sebesar Rp6.195.911.350 akibat penyimpangan yang dilakukan oleh para tersangka.
Penyidikan yang terus berjalan diharapkan dapat mengungkap jaringan yang lebih luas serta memberikan keadilan bagi semua pihak yang dirugikan.
Perkembangan penyidikan kasus ini akan terus diikuti, dan pihak Kejaksaan Tinggi Banten berjanji memberikan update secara berkala kepada publik. (*)
Pewarta: Mardiana