Senin, 7 September 2026

Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalui Skrining Balita

BAGIKAN:
Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalu...
0
Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalui Skrining Balita

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), terus berupaya menurunkan angka stunting di Kota Tangerang. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat memantau pelaksanaan Skrining Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Aula Kantor Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Jumat (19/7/2024).

Dr. Nurdin menyatakan bahwa gerakan ini adalah bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kota Tangerang, yang melibatkan kerjasama antara pemerintah, pihak swasta seperti Alodokter, dan masyarakat.

"Gerakan ini merupakan komitmen bersama dengan berbagai pihak untuk memperkuat upaya penanggulangan stunting dan mewujudkan generasi emas yang bebas stunting. Di Kota Tangerang, kebijakan terkait anak yang stunting atau gizi kurang telah dirumuskan dengan pemeriksaan di Puskesmas," kata Dr. Nurdin.

Lebih lanjut, Dr. Nurdin menjelaskan bahwa Kota Tangerang memiliki kebijakan yang jelas dalam menangani stunting. Anak-anak yang teridentifikasi stunting atau mengalami gizi buruk akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

"Kami telah bekerja sama dengan lima rumah sakit dan satu rumah sakit milik kota untuk menangani anak-anak yang stunting. Setelah skrining, jika ditemukan indikasi stunting, maka akan dilakukan rujukan," jelasnya.

Pelaksanaan Skrining Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita ini telah dimulai sejak 15 Juli hingga 19 Juli di lima kecamatan, dengan target sekitar 500 balita. Kegiatan ini meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, berat badan anak, konsultasi dengan dokter umum dan spesialis anak, pemberian nutrisi dan obat-obatan, serta penyuluhan tentang stunting dan gizi seimbang.

Dr. Nurdin menambahkan bahwa gerakan ini akan dilakukan secara rutin dan masif di Kota Tangerang.

"Kami berharap Gerakan Anak Tangerang Sehat dan Cerdas dapat membantu menurunkan angka stunting di Kota Tangerang secara signifikan. Mari kita bersama-sama mewujudkan generasi emas yang bebas stunting," harapnya.

Pj Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus memerhatikan kesehatan dan gizi anak, serta rutin membawa anak ke Posyandu dan Puskesmas. "Dengan kerja sama dari semua pihak, diharapkan stunting di Kota Tangerang dapat diatasi dan generasi emas bangsa dapat terwujud," tutupnya. (*)

Editor: Herfa

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan
Artikel Selanjutnya

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 19 Juli 2024, 20:11 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

UCL 2026/2027 Dimulai, Real Madrid Hadapi Inter Milan dalam Laga Pembuka

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:02 WIB

Dampak Abu Vulkanik, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ 3 Hari di TK Hingga SMP

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 08:54 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Andra Soni Pantau Anak Krakatau, Warga Diminta Waspada

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 18:06 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Banten, Warga Diminta Waspada

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 14:43 WIB

Antusiasme Warga Banten Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 14:39 WIB

Erupsi Anak Krakatau Lumpuhkan Tiga Bandara

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 14:32 WIB

Banten Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 14:21 WIB

Banten Sabet Juara 2 Konservasi Energi

Konten Redaksi Sabtu, 5 September 2026 | 19:59 WIB