Senin, 21 September 2026

Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalui Skrining Balita

BAGIKAN:
Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalu...
0
Pemkot Tangerang Intensifkan Upaya Penurunan Stunting melalui Skrining Balita

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), terus berupaya menurunkan angka stunting di Kota Tangerang. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin, saat memantau pelaksanaan Skrining Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita di Aula Kantor Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Jumat (19/7/2024).

Dr. Nurdin menyatakan bahwa gerakan ini adalah bagian dari upaya percepatan penurunan stunting di Kota Tangerang, yang melibatkan kerjasama antara pemerintah, pihak swasta seperti Alodokter, dan masyarakat.

"Gerakan ini merupakan komitmen bersama dengan berbagai pihak untuk memperkuat upaya penanggulangan stunting dan mewujudkan generasi emas yang bebas stunting. Di Kota Tangerang, kebijakan terkait anak yang stunting atau gizi kurang telah dirumuskan dengan pemeriksaan di Puskesmas," kata Dr. Nurdin.

Lebih lanjut, Dr. Nurdin menjelaskan bahwa Kota Tangerang memiliki kebijakan yang jelas dalam menangani stunting. Anak-anak yang teridentifikasi stunting atau mengalami gizi buruk akan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

"Kami telah bekerja sama dengan lima rumah sakit dan satu rumah sakit milik kota untuk menangani anak-anak yang stunting. Setelah skrining, jika ditemukan indikasi stunting, maka akan dilakukan rujukan," jelasnya.

Pelaksanaan Skrining Pemantauan Pertumbuhan dan Perkembangan Balita ini telah dimulai sejak 15 Juli hingga 19 Juli di lima kecamatan, dengan target sekitar 500 balita. Kegiatan ini meliputi penimbangan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, berat badan anak, konsultasi dengan dokter umum dan spesialis anak, pemberian nutrisi dan obat-obatan, serta penyuluhan tentang stunting dan gizi seimbang.

Dr. Nurdin menambahkan bahwa gerakan ini akan dilakukan secara rutin dan masif di Kota Tangerang.

"Kami berharap Gerakan Anak Tangerang Sehat dan Cerdas dapat membantu menurunkan angka stunting di Kota Tangerang secara signifikan. Mari kita bersama-sama mewujudkan generasi emas yang bebas stunting," harapnya.

Pj Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk terus memerhatikan kesehatan dan gizi anak, serta rutin membawa anak ke Posyandu dan Puskesmas. "Dengan kerja sama dari semua pihak, diharapkan stunting di Kota Tangerang dapat diatasi dan generasi emas bangsa dapat terwujud," tutupnya. (*)

Editor: Herfa

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan
Artikel Selanjutnya

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 19 Juli 2024, 20:11 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Banten Naik Dua Peringkat, Sabet Posisi 7 MTQ Nasional XXXI

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 15:15 WIB

Pagi-Pagi, Lapas Serang Bagi Sarapan Gratis!

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 19 September 2026 | 17:26 WIB

Balai Silat PTBI Diresmikan, Kapolri Dorong Budaya Banten Mendunia

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:55 WIB

Pendapatan Banten Turun Rp363,91 Miliar, Belanja Dipangkas Rp414,74 Miliar

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:50 WIB

Pencarian 8 Korban Arupadhatu I Berakhir, Andra Soni: Harapan Belum Terputus

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:48 WIB

Pencarian Delapan Korban Berakhir, Andra Soni: Pendampingan Tetap Berlanjut

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 23:02 WIB

Perkuat Pengamanan Hari Libur, Polsek Cipocok Jaya Laksanakan Patroli Sambang ke Lapas Serang

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 09:20 WIB

Andra Soni: 10 Program PKK Jangan Berhenti di Seremoni, Harus Dirasakan Warga

Konten Redaksi Rabu, 16 September 2026 | 20:09 WIB