Sabtu, 17 Oktober 2026

Jangan Asal Ikut Tren, Berpikir Kritis Penting dalam Mengambil Keputusan Keuangan.

BAGIKAN:
Jangan Asal Ikut Tren, Berpikir Kritis Penting dalam Mengamb...
0
Jangan Asal Ikut Tren, Berpikir Kritis Penting dalam Mengambil Keputusan Keuangan.
Dokumentasi Unsplash

Di era digital saat ini, informasi mengenai keuangan semakin mudah ditemukan. Melalui media sosial, masyarakat dapat memperoleh berbagai tips mengatur uang, rekomendasi investasi, hingga strategi mendapatkan keuntungan. Kondisi ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mengenai keuangan secara lebih luas. Namun, kemudahan memperoleh informasi juga dapat menimbulkan masalah apabila seseorang langsung mempercayai informasi tanpa memeriksa kebenarannya terlebih dahulu.

Menurut saya, kemampuan berpikir kritis merupakan hal yang sangat penting dalam mengambil keputusan keuangan. Seseorang tidak seharusnya menentukan keputusan hanya berdasarkan informasi yang sedang populer atau mengikuti pendapat orang lain. Setiap informasi perlu dipahami dan dipertimbangkan secara rasional agar keputusan yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu.

Sebagai contoh, seorang mahasiswa melihat konten di media sosial yang menyatakan bahwa suatu investasi dapat memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Karena tertarik dengan keuntungan yang ditawarkan, mahasiswa tersebut langsung menggunakan uang tabungannya tanpa mencari informasi lebih lanjut. Padahal, setiap investasi memiliki risiko yang perlu dipahami. Apabila keputusan hanya didasarkan pada ajakan atau pengalaman orang lain, kemungkinan mengalami kerugian akan sulit dipertimbangkan secara matang.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kemampuan menerima informasi harus diimbangi dengan kemampuan menganalisisnya. Informasi yang disampaikan secara meyakinkan belum tentu sepenuhnya benar. Oleh karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri untuk memeriksa sumber informasi, membandingkan beberapa referensi, serta memahami risiko sebelum mengambil keputusan keuangan.

Berpikir kritis juga penting dalam mengelola pengeluaran sehari-hari. Tidak sedikit mahasiswa yang membeli barang karena mengikuti tren atau merasa takut tertinggal dari lingkungan pertemanannya. Padahal, keinginan untuk mengikuti tren belum tentu sejalan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan pribadi. Menurut saya, keputusan keuangan yang baik bukan berarti seseorang tidak boleh menikmati hasil uangnya, melainkan mampu membedakan kebutuhan dan keinginan serta mempertimbangkan konsekuensi dari setiap pengeluaran.

Untuk menerapkan kemampuan berpikir kritis, mahasiswa dapat memulai dengan langkah sederhana. Ketika menerima informasi keuangan, mahasiswa sebaiknya tidak langsung mempercayainya, tetapi mencari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Sebelum membeli barang atau melakukan investasi, penting juga untuk mempertimbangkan manfaat, risiko, dan kesesuaiannya dengan kondisi keuangan. Dengan kebiasaan tersebut, keputusan yang diambil tidak hanya didasarkan pada emosi atau pengaruh lingkungan, tetapi juga melalui pertimbangan yang matang.

Pada akhirnya, saya berpendapat bahwa kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi perkembangan informasi di era digital. Kemampuan ini membantu seseorang menjadi lebih selektif dalam menerima informasi, lebih bijak dalam menggunakan uang, dan lebih bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil. Kecerdasan dalam mengelola keuangan tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar penghasilan yang diperoleh, tetapi juga oleh kemampuan seseorang dalam menilai informasi dan mempertimbangkan pilihan. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan keuangan, penting bagi kita untuk berpikir terlebih dahulu, memeriksa informasi, dan tidak sekadar mengikuti tren.

oleh: Raehansyah Putra, Melda Wiguna.

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Sensus 2026 Bidik Sumber Pertumbuhan Baru
Artikel Selanjutnya

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Sensus 2026 Bidik Sumber Pertumbuhan Baru

Kontributor: Ghefira Lia
Diterbitkan: 16 Oktober 2026, 16:15 WIB · Diperbarui: 16 Oktober 2026, 16:51 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Angka Bisa Bicara, tetapi Manusia Harus Menjelaskannya: Peran Komunikasi dalam Keuangan

Konten dari Pengguna Opini Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Jangan Asal Ikut Tren, Berpikir Kritis Penting dalam Mengambil Keputusan Keuangan.

Konten dari Pengguna Opini Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Sensus 2026 Bidik Sumber Pertumbuhan Baru

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Mengapa Gen Z Sulit Menabung? Ketika Inflasi dan Suku Bunga Memengaruhi Keputusan Keuangan

Konten dari Pengguna Opini Jumat, 9 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Ketika The Fed Menaikkan Bunga, Rupiah Tak Boleh Sekadar Menunggu

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Konten Redaksi Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Notaris Jember Ungkap Aspek Hukum Pendirian PT oleh Pasangan Suami Istri

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 27 September 2026 | 20:48 WIB