Ikuti Kami
Minggu, 5 Juli 2026 Versi Web

Haidar Alwi Sebut Diamnya Pemimpin Arab Pengkhianatan Saat AS-Israel Serang Iran

Penulis: Herfa Al Jihad  | Editor: Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 20:50 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Jakarta - Ir. R. Haidar Alwi, Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute, menilai sikap diam para pemimpin Arab sebagai pengkhianatan.

Hal ini terkait agresi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sejak akhir Februari 2026.

Menurutnya, diamnya para pemimpin Muslim menunjukkan ketundukan yang dipertontonkan.

Serangan militer tersebut bukan sekadar konflik kawasan, melainkan agresi terang-terangan yang meruntuhkan wibawa hukum internasional.

Haidar Alwi, yang juga Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, menegaskan tidak ada pembelaan diri yang sah atau mandat Dewan Keamanan PBB.

Ini menjadikannya tindakan sepihak yang dipaksakan oleh kekuatan.

"Ketika agresi terjadi secara terbuka dan pemimpin Muslim memilih diam, itu bukan kehati-hatian, tetapi pengkhianatan terhadap prinsip," tegas Haidar Alwi melalui siaran persnya, (23/3/26). 

Ia menjelaskan, masalahnya bukan hanya pada siapa yang menyerang, tetapi pada siapa yang memilih tidak bersuara ketika kezaliman terjadi.

Penulis: Herfa Al Jihad  | Editor: Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 20:50 WIB
Artikel Selanjutnya

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Geopolitik Memanas!

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Geopolitik Memanas!

Senin, 23 Maret 2026 | 14:45 WIB

Haidar Alwi: Iran Mandiri di Tengah Embargo 4 Dekade

Jumat, 20 Maret 2026 | 19:36 WIB
↑ Kembali ke atas
Haidar Alwi Sebut Diamnya Pemimpin Arab Pengkhianatan Saat AS-Israel Serang Iran

Bagikan artikel ini melalui