Ikuti Kami
Minggu, 5 Juli 2026 Versi Web

Haidar Alwi Sebut Diamnya Pemimpin Arab Pengkhianatan Saat AS-Israel Serang Iran

Penulis: Herfa Al Jihad  | Editor: Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 20:50 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Ketika rasa takut lebih dominan daripada prinsip, arah kepemimpinan akan kehilangan pijakan.

Stabilitas dijadikan alasan, tetapi yang sebenarnya dijaga adalah rasa aman semu yang rapuh.

Diam mereka bukan lagi sekadar sikap politik, tetapi sinyal bahwa tekanan lebih mereka hormati daripada kebenaran yang mereka pahami.

"Jika hari ini dunia Islam memilih diam saat kezaliman terjadi, maka pesan yang dikirim sangat jelas: kita bisa ditekan, dan kita akan tunduk. Dan jika itu terus dibiarkan, maka yang runtuh bukan hanya politik, tetapi martabat itu sendiri," pungkas Haidar Alwi.

***

Penulis: Herfa Al Jihad  | Editor: Redaksi
Senin, 23 Maret 2026 | 20:50 WIB
Artikel Selanjutnya

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Geopolitik Memanas!

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Geopolitik Memanas!

Senin, 23 Maret 2026 | 14:45 WIB

Haidar Alwi: Iran Mandiri di Tengah Embargo 4 Dekade

Jumat, 20 Maret 2026 | 19:36 WIB
↑ Kembali ke atas
Haidar Alwi Sebut Diamnya Pemimpin Arab Pengkhianatan Saat AS-Israel Serang Iran

Bagikan artikel ini melalui