Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO Perkenalkan Media Digital Kepada Pedagang Pasar Sentral Kendari
KENDARI, 19 Oktober 2026 – Kenaikan retribusi di Pasar Sentral Kota Lama menjadi Rp487.000 per bulan sejak Agustus 2026 membuat sejumlah pedagang informal lebih berhati-hati dalam memberikan informasi kepada orang yang datang ke lapak mereka.
Kondisi tersebut ditemui mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Halu Oleo (UHO) saat melakukan kegiatan lapangan di kawasan pasar. Sejumlah pedagang sempat mempertanyakan tujuan kedatangan mahasiswa karena khawatir data yang diberikan berkaitan dengan pendataan retribusi atau penertiban lapak.
Nailah Afralina Haerul, mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO yang tergabung dalam tim, mengatakan kondisi tersebut membuat mahasiswa harus menggunakan pendekatan yang lebih hati-hati saat berkomunikasi dengan pedagang.
“Banyak pedagang mengira kami adalah petugas penagih pajak atau petugas yang sedang mendata lapak untuk penertiban,” ujar Nailah.
Untuk menghindari kekhawatiran tersebut, mahasiswa menjelaskan identitas dan tujuan kedatangan mereka sejak awal. Mereka juga memastikan bahwa informasi yang diberikan pedagang tidak digunakan untuk kepentingan penagihan retribusi maupun penertiban.
Tim menerapkan prinsip Do No Harm, yaitu memastikan kegiatan yang dilakukan tidak menimbulkan kerugian bagi pedagang, termasuk dalam hal keamanan dan privasi data.
Salah satu bentuk perlindungan yang dilakukan adalah tidak memaksa pedagang mendaftarkan lokasi usahanya ke Google Maps. Sebagai alternatif, mahasiswa menawarkan QR Code WhatsApp Business yang dapat digunakan pedagang untuk terhubung dengan pelanggan tanpa harus menampilkan lokasi usaha secara terbuka.
“Kami menyampaikan bahwa kami bukan dari pihak pasar maupun pajak dan tidak akan mendaftarkan mereka ke Google Maps. Lokasi pedagang juga kami samarkan dalam laporan agar privasi mereka tetap terjaga,” kata Nailah.
Artikel ini merupakan karya pengguna yang dikirim melalui platform Distrik Banten News dan telah melalui proses moderasi. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.