Ikuti Kami
Kamis, 22 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna Siaran Pers

Kembangkan Kreativitas, Lapas Bandanaira Dorong Warga Binaan Sulap Kantong Plastik Jadi Kerajinan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:00 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Banda Naira - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus mendorong kreativitas dan produktivitas Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian. Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan keterampilan merajut kantong plastik bekas atau kantong kresek menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai guna, Rabu (21/10).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch I Tahun 2026 dengan pendampingan jajaran Subseksi Pembinaan. Keterampilan yang sebelumnya telah dimiliki Warga Binaan tersebut terus diasah agar dapat dikembangkan menjadi karya kreatif, seperti tas, gelang, dan berbagai aksesori lainnya.

Peserta magang, Faradila Muges, yang turut mendampingi kegiatan tersebut, mengungkapkan bahwa proses pendampingan menjadi kesempatan untuk mendukung Warga Binaan dalam mengembangkan kreativitas dan meningkatkan keterampilan yang telah dimiliki. Menurutnya, ketekunan, semangat, dan kemauan untuk terus mencoba merupakan kunci dalam menghasilkan karya yang menarik.

“Saya senang melihat Warga Binaan bersemangat berkreasi, menikmati setiap prosesnya, dan terus mencoba hingga mampu menghasilkan berbagai kerajinan dari kantong plastik bekas,” tutur Faradila.

Antusiasme serupa disampaikan salah satu Warga Binaan, Adi. Ia menilai kegiatan merajut tidak hanya menjadi sarana untuk mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga membantu mengurangi rasa bosan sekaligus meningkatkan keterampilannya.

“Saya senang mengikuti kegiatan ini karena bisa mengisi waktu dengan hal-hal positif dan tidak merasa bosan. Semoga ke depannya saya semakin terampil dan bisa membuat berbagai kerajinan yang lebih bagus,” harapnya.

Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan bahwa pengembangan keterampilan merupakan bagian penting dalam pembinaan kemandirian Warga Binaan. Ia berharap kegiatan produktif seperti ini dapat menjadi ruang bagi Warga Binaan untuk menggali potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.

“Kami terus mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan yang telah dimiliki. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka semakin terampil, percaya diri, dan mampu menghasilkan karya yang bermanfaat sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Samad.

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menambahkan bahwa kegiatan merajut kantong plastik bekas merupakan salah satu bentuk pembinaan yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui latihan dan pendampingan.

“Kami ingin keterampilan yang sudah dimiliki Warga Binaan tidak berhenti begitu saja, tetapi terus dikembangkan. Dengan ketekunan dan kemauan untuk belajar, kami berharap mereka mampu menghasilkan berbagai kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai guna,” ungkap Rustam.

Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang kreatif, produktif, dan berkelanjutan. Selain mengembangkan keterampilan, pemanfaatan kantong plastik bekas juga menjadi langkah sederhana dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus membuka peluang bagi Warga Binaan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat. 

Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:00 WIB
Tentang Siaran Pers

Artikel ini merupakan kiriman dari akun lembaga yang identitas pengelolanya telah diverifikasi oleh Distrik Banten News. Isi kiriman merupakan tanggung jawab pengelola akun dan telah melalui proses moderasi sesuai kebijakan platform.

Artikel Selanjutnya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO Perkenalkan Media Digital Kepada Pedagang Pasar Sentral Kendari

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Kembangkan Kreativitas, Lapas Bandanaira Dorong Warga Binaan Sulap Kantong Plastik Jadi Kerajinan

Bagikan artikel ini melalui