Era Algoritma Jadi Tantangan Pers, Akhmad Munir Soroti Peran Negara
Tantangan di era digital, menurutnya, bukan sekadar banyaknya informasi yang beredar, tetapi juga kemampuan masyarakat membedakan informasi yang dapat dipercaya dengan informasi yang belum terverifikasi.
Literasi Menjadi Benteng
Sementara itu, pengamat pers sekaligus anggota Dewan Pakar PWI Pusat Eduard Depari menyoroti perubahan perilaku masyarakat dalam memilih informasi di era media sosial.
Menurut Eduard, masyarakat cenderung memperoleh informasi melalui platform yang sesuai dengan kebiasaan dan preferensi masing-masing. Kondisi tersebut membuat pilihan informasi tidak selalu didasarkan pada pertimbangan mengenai kebenaran informasi.
“Masyarakat memilih berita bukan karena kebenarannya, tetapi karena sesuai dengan apa yang mereka sukai,” kata Eduard.
Ia mengingatkan derasnya arus informasi digital turut menuntut kemampuan masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima dan mengolah informasi.
Karena itu, literasi media menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi perubahan ekosistem informasi.
Masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses terhadap informasi. Mereka juga perlu mampu memeriksa sumber, memahami konteks, membandingkan informasi, serta membedakan fakta dan opini.