Era Algoritma Jadi Tantangan Pers, Akhmad Munir Soroti Peran Negara
Negara Perlu Hadir
Dalam kondisi tersebut, Munir menilai negara memiliki ruang untuk ikut menjaga keberlangsungan ekosistem pers nasional.
Menurut dia, kehadiran negara dapat diwujudkan melalui regulasi dan kebijakan yang memberi ruang bagi industri pers untuk berkembang, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan informasi yang berkualitas.
“Baik dalam industrinya maupun dalam substansi jurnalismenya, semestinya negara hadir melakukan pendekatan yang holistik,” katanya.
Munir mengatakan Indonesia dapat mempelajari praktik di sejumlah negara dalam mempertahankan keberadaan media konvensional di tengah perkembangan teknologi digital.
Menurut dia, upaya memperkuat industri pers tidak dimaksudkan untuk membatasi kebebasan pers. Sebaliknya, penguatan tersebut diperlukan agar media tetap memiliki kemampuan menjalankan fungsi jurnalistik dan memenuhi hak publik atas informasi.
“Banyak ruang yang bisa dilakukan melalui kemitraan antara masyarakat pers, yang di dalamnya ada PWI, bersama negara untuk menguatkan industri pers nasional,” ujarnya.
Namun, Munir menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga ekosistem pers tidak hanya berada di tangan pemerintah.
Perusahaan media dan insan pers, lanjut dia, juga harus melakukan pembenahan internal melalui perbaikan tata kelola, peningkatan kompetensi, pengembangan inovasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi.