Ikuti Kami
Selasa, 29 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna Siaran Pers

‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

‎Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banda kembali perkuat pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan melalui kegiatan membaca Al-Qur'an bersama serta pembelajaran tata cara bersuci (thaharah) dan mandi wajib. Kegiatan yang berlangsung di Musala At-Taubah tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan, membangun kebiasaan positif, serta mendorong Warga Binaan untuk lebih disiplin dalam menjalankan ibadah.

‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan pembinaan keagamaan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter Warga Binaan dan memberikan ruang bagi mereka untuk terus memperbaiki diri.

‎"Kami berharap kegiatan membaca Al-Qur'an dan pembelajaran keagamaan seperti thaharah ini dapat menambah pemahaman Warga Binaan dalam menjalankan ibadah serta mendorong mereka untuk membiasakan diri melakukan hal-hal positif selama menjalani pembinaan,"  harap  Samad.

‎Ia menambahkan, Lapas Bandanaira akan terus bersinergi dengan KUA Kecamatan Banda dalam mendukung kegiatan pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan.

"‎Melalui sinergi yang terus terjalin, kami ingin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi bekal ketika kembali ke keluarga serta masyarakat," tambahnya.

‎Sementara itu, Penyuluh Agama KUA Kecamatan Banda, Saleh Saad Minggu, dalam kesempatan tersebut mengingatkan Warga Binaan agar terus membiasakan diri membaca Al-Qur'an dan tidak berhenti belajar, termasuk memahami tata cara bersuci yang berkaitan lanhdung dengan pelaksanaan ibadah.

‎"Kita harus tetap rutin mengaji dan jangan berhenti belajar, termasuk memahami tata cara bersuci atau thaharah dan mandi wajib dengan benar. Hal-hal seperti ini penting karena berkaitan dengan ibadah kita. Kita juga harus selalu ingat bahwa kematian bisa datang kapan saja. Jangan menunggu sampai tua baru mau berubah, selagi masih diberi kesempatan hidup, mari kita perbanyak amal dan siapkan bekal untuk kehidupan akhirat," pesan Saleh.

‎Salah satu Warga Binaan, Akbar, mengaku mendapatkan pemahaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut, terutama mengenai pentingnya menjaga ibadah dan tata cara bersuci yang benar.

‎"Dari kegiatan mengaji dan pembelajaran hari ini, saya jadi lebih memahami pentingnya menjaga ibadah, terutama cara bersuci dan mandi wajib yang benar. Saya juga diingatkan untuk selalu memperbaiki diri dan mempersiapkan bekal untuk akhirat," ungkapnya.

‎Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira bersama KUA Kecamatan Banda terus berkomitmen menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkelanjutan bagi Warga Binaan. Penguatan nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat mendukung proses perubahan diri serta membentuk pribadi yang lebih baik selama menjalani pembinaan di Lapas. 

Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB
Tentang Siaran Pers

Artikel ini merupakan kiriman dari akun lembaga yang identitas pengelolanya telah diverifikasi oleh Distrik Banten News. Isi kiriman merupakan tanggung jawab pengelola akun dan telah melalui proses moderasi sesuai kebijakan platform.

Artikel Selanjutnya

Kebakaran Lahan di Majalengka Berhasil Dipadamkan, Polisi Pastikan Tak Ada Titik Api

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Bagikan artikel ini melalui